Gencatan Senjata Iran-Israel Masih Rapuh, Harga Minyak Bergerak Naik
NEW YORK, investortrust.id - Harga minyak mentah AS naik pada Rabu (25/6/2025), setelah mengalami aksi jual tajam awal pekan ini akibat tercapainya gencatan senjata antara Iran dan Israel.
Baca Juga
Terjun 13% dalam 2 Hari, Harga Minyak Kembali ke Level Pra-Konflik Iran-Israel
Dikutip dari CNBC, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 85 sen, atau 0,85%, menjadi US$64,92 per barel. Sementara itu, patokan global Brent menguat 54 sen, atau 0,8%, dan ditutup pada US$67,68 per barel.
Sebelumnya, harga sempat melonjak ke level tertinggi lima bulan setelah AS melancarkan serangan udara terhadap tiga situs nuklir Iran pada akhir pekan. Namun, aksi jual kembali mendominasi pada Senin dan Selasa setelah Iran tidak membalas dengan menargetkan infrastruktur energi di kawasan, serta Presiden Donald Trump mendorong tercapainya kesepakatan gencatan senjata antara Yerusalem dan Teheran.
Baca Juga
Pasukan AS Bombardir Situs Nuklir Iran, Trump Sebut Fordow Sudah Dihancurkan
“Dengan diumumkannya gencatan senjata hari Senin, Presiden Trump secara efektif mengakhiri perang dua belas hari antara Israel dan Iran melalui strategi ‘eskalasi untuk de-eskalasi’,” ujar Helima Croft, Kepala Strategi Komoditas Global di RBC Capital Markets, dalam catatannya kepada klien, Selasa.
“Untuk saat ini, tampaknya fase terburuk telah terlewati. Namun, gencatan ini tetap rapuh,” lanjut Croft.

