Gempa Hebat di Tibet, Sedikitnya 126 Tewas
BEIJING, investortrust.id – Gempa hebat terjadi di Tibet. Setidaknya 126 orang diperkirakan tewas. Lebih dari 400 orang yang terjebak akibat gempa di kaki pegunungan Himalaya itu telah diselamatkan, menurut pejabat China pada Rabu (08/1/2025). Namun, sejumlah orang yang tidak diketahui jumlahnya masih belum ditemukan di tengah cuaca dingin ekstrem.
Baca Juga
Pusat gempa berkekuatan 6,8 yang terjadi pada Selasa, salah satu gempa paling kuat di wilayah tersebut dalam beberapa tahun terakhir, terletak di Tingri, Tibet, sekitar 80 km (50 mil) di utara Gunung Everest, gunung tertinggi di dunia. Gempa ini juga mengguncang bangunan di negara-negara tetangga seperti Nepal, Bhutan, dan India.
Dua puluh empat jam setelah gempa terjadi, orang-orang yang terjebak di bawah reruntuhan harus bertahan semalam dalam suhu di bawah nol, menambah tekanan pada tim penyelamat yang mencari korban selamat di area sebesar Kamboja.
Suhu di wilayah dataran tinggi tersebut turun hingga minus 18 derajat Celsius (0 derajat Fahrenheit) semalam. Orang-orang yang terjebak atau tanpa tempat berlindung berisiko terkena hipotermia dengan cepat dan, menurut para ahli, mungkin hanya dapat bertahan hidup selama lima hingga sepuluh jam meskipun tidak terluka.
Setidaknya 126 orang diketahui tewas dan 188 lainnya terluka di sisi Tibet, menurut penyiar negara CCTV. Tidak ada laporan korban jiwa di Nepal atau wilayah lainnya.
Pihak berwenang China belum mengumumkan jumlah orang yang masih hilang. Di Nepal, seorang pejabat mengatakan kepada Reuters bahwa gempa tersebut menghancurkan sebuah gedung sekolah di sebuah desa dekat Gunung Everest, yang terletak di perbatasan Nepal-Tibet, tetapi tidak ada orang di dalam gedung saat itu.
Jost Kobusch, seorang pendaki asal Jerman, mengatakan dia berada di atas base camp Everest di sisi Nepal ketika gempa terjadi. Tendanya berguncang hebat, dan dia menyaksikan beberapa longsoran salju, meskipun dia tidak terluka.
"Saya sedang mendaki Everest di musim dingin sendirian, dan tampaknya saya adalah satu-satunya pendaki di sini. Di base camp tidak ada siapa-siapa," katanya kepada Reuters melalui panggilan video.
Perusahaan ekspedisinya, Satori Adventure, mengatakan Kobusch telah meninggalkan base camp dan sedang turun menuju Namche Bazaar pada Rabu dalam perjalanan ke Kathmandu.
Sebuah survei awal menunjukkan 3.609 rumah telah hancur di wilayah Shigatse, Tibet, yang merupakan tempat tinggal bagi 800.000 orang, menurut laporan media negara pada Selasa malam, mengutip pejabat setempat. Lebih dari 1.800 personel penyelamat darurat dan 1.600 tentara telah dikerahkan ke wilayah tersebut.
Baca Juga
Rekaman yang disiarkan di CCTV menunjukkan keluarga-keluarga berlindung dalam barisan tenda biru dan hijau yang dengan cepat didirikan oleh tentara dan pekerja bantuan di pemukiman sekitar pusat gempa, di mana ratusan gempa susulan telah tercatat.
Media negara melaporkan bahwa lebih dari 30.000 orang yang terdampak gempa telah direlokasi.
Tingri, yang dihuni sekitar 60.000 orang, adalah kabupaten terpadat di Tibet di perbatasan China dengan Nepal dan dikelola dari kota Shigatse, tempat tradisional bagi Panchen Lama, salah satu tokoh penting dalam agama Buddha Tibet.
Tidak ada kerusakan yang dilaporkan pada biara Tashilhunpo di Shigatse, menurut media negara. Biara ini didirikan pada 1447 oleh Dalai Lama pertama.
Dalai Lama ke-14 yang saat ini menjabat, bersama Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba, Presiden Rusia Vladimir Putin, dan Presiden Taiwan Lai Ching-te, telah menyampaikan belasungkawa kepada para korban gempa.
Gempa Susulan
Bagian barat daya China, Nepal, dan India utara sering dilanda gempa bumi akibat tabrakan lempeng tektonik India dan Eurasia, yang mendorong naik laut purba yang kini menjadi dataran tinggi Qinghai-Tibet.
Lebih dari 500 gempa susulan dengan magnitudo hingga 4,4 telah tercatat sejak gempa pada Selasa, menurut Pusat Jaringan Gempa China.
Dalam lima tahun terakhir, terdapat 29 gempa dengan magnitudo 3 atau lebih di dalam radius 200 km (120 mil) dari pusat gempa Selasa, berdasarkan data biro gempa setempat.
Baca Juga
Vanuatu Porak Poranda Dihantam Gempa, Dua Warga China Jadi Korban
Gempa pada Selasa adalah yang terburuk di China sejak gempa berkekuatan 6,2 pada 2023 yang menewaskan setidaknya 149 orang di wilayah barat laut yang terpencil.
Pada 2008, gempa berkekuatan 8,0 mengguncang Chengdu di Sichuan, menewaskan setidaknya 70.000 orang, menjadi gempa paling mematikan di China sejak gempa Tangshan 1976 yang menewaskan setidaknya 242.000 orang.

