Wall Street Rebound Ditopang Saham ‘Big Tech’, S&P 500 dan Nasdaq Melesat Lebih dari 1%
NEW YORK, investortrust.id – Pasar saham AS menguat pada Senin waktu AS atau Selasa (23/7/2024). S&P 500 dan Nasdaq Melesat di atas 1%.
Baca Juga
Wall Street Tertekan Berlanjutnya Aksi Jual Saham ‘Big Tech’, Dow Anjlok 370 Poin Lebih
S&P 500 mencatat hari terbaiknya sejak 5 Juni karena saham-saham teknologi kembali melambung.
Indeks acuan S&P naik 1,08% menjadi 5.564,41, sedangkan Nasdaq Composite naik 1,58% ditutup pada 18.007,57. Dow Jones Industrial Average naik 127,91 poin, atau 0,32%, berakhir pada 40,415.44.
Nvidia naik 4,8%, memulihkan sebagian dari kerugiannya sebesar 8% dari minggu lalu. Saham teknologi besar lainnya seperti Meta Platforms dan Alphabet juga naik lebih dari 2%. CrowdStrike berkinerja terburuk di S&P 500, turun 13,5% dan melanjutkan kerugian minggu lalu yang hampir 18%.
“Kami melihat adanya perputaran kembali ke sektor teknologi setelah aksi jual yang cukup signifikan, diperburuk oleh krisis CrowdStrike,” kata Mona Mahajan, ahli strategi investasi senior di Edward Jones, seperti dikutip CNBC. “Kombinasi peningkatan pendapatan dan pemotongan suku bunga The Fed memberikan harapan bagi investor.”
Saham-saham teknologi berada di bawah tekanan pada minggu lalu karena investor beralih dari saham-saham tersebut ke saham-saham yang lebih kecil, sehingga menyebabkan S&P 500 melemah hampir 2% pada minggu lalu. Nasdaq merosot lebih dari 3% selama periode tersebut.
Meskipun sektor teknologi menguat, saham-saham berkapitalisasi kecil tetap bertahan. Russell 2000 ditutup sekitar 1,7% lebih tinggi pada hari Senin.
Para trader juga mengamati lanskap politik AS setelah Presiden Joe Biden mundur dari pencalonan presiden pada hari Minggu dan mendukung Wakil Presiden Kamala Harris. Sejak kinerja debat Biden yang buruk pada bulan Juni, banyak analis melihat kemungkinan besar mantan Presiden Donald Trump akan menang pada bulan November.
Laporan pendapatan dan kebijakan bank sentral tetap menjadi perhatian utama Wall Street. Para trader memperkirakan hampir 93% kemungkinan Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada pertemuan bulan September.
Baca Juga
Kabar Baik, The Fed Tak Akan Menunggu Sampai Inflasi 2% untuk Pangkas Suku Bunga

