Jokowi Terkejut dan Sedih atas Insiden Penembakan Donald Trump
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku terkejut dan sedih atas insiden penembakan terhadap calon presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Penembakan itu terjadi saat mantan presiden AS tersebut sedang menghadiri rapat umum kampanye di Pennsylvania, Sabtu (13/7/2024).
"Saya terkejut dan sedih atas kejadian penembakan terhadap mantan Presiden Donald Trump hari ini," kata Jokowi dalam pernyataannya melalui akun X atau Twitter pribadinya @jokowi, Minggu (16/7/2024).
Baca Juga
Presiden Jokowi menekankan tidak membenarkan segala bentuk kekerasan. Apalagi, kekerasan itu terjadi dalam proses demokrasi.
"Segala bentuk kekerasan tidak dapat dibenarkan di dalam kehidupan berdemokrasi di seluruh dunia" katanya.
Dalam kesempatan ini, Kepala Negara mendoakan kesembuhan bagi Donal Trump. Selain Donald Trump, Jokowi juga menyampaikan doa bagi korban lainnya dalam insiden penembakan tersebut.
"Doa saya bagi kesembuhannya dan semua orang yang menjadi korban pada insiden ini," ucapnya.
Otoritas penegak hukum AS telah mengidentifikasi pria yang melakukan upaya pembunuhan terhadap mantan Presiden Donald Trump pada rapat umum di Pennsylvania, Sabtu malam waktu setempat.
FBI mengatakan, penembak yang sudah tewas itu diidentifikasi sebagai Thomas Matthew Crooks, 20 tahun, dari Bethel Park, Pennsylvania.
Baca Juga
Kampanye Trump Diwarnai Insiden Penembakan, Tersangka Pelaku Dilaporkan Tewas
Pria bersenjata itu segera “dinetralisir” oleh Dinas Rahasia, kata kepala komunikasi Anthony Guglielmi, dilansir dari NBC, Minggu (14/7/2024).
Meskipun sudah mengidentifikasi pelaku, FBI belum dapat menyampaikan motif dari tindakan itu. Motifnya masih tidak jelas.

