Arab Saudi dan Rusia Kurangi Pasokan Minyak Global, Pasar Saham Asia Bergerak Bervariasi
JAKARTA, Investortrust.id - Pasar Asia-Pasifik beragam setelah Arab Saudi dan Rusia memperpanjang pengurangan produksi minyak secara sukarela hingga akhir tahun.
Arab Saudi akan memperpanjang pengurangan 1 juta barel per hari hingga akhir Desember, sementara Rusia akan mengurangi ekspor minyaknya sebesar 300.000 barel per hari.
Baca Juga
Arab Saudi Pangkas Produksi 1 Juta Barel per Hari Hingga Akhir Tahun, Bagaimana Harga Minyak?
Minyak mentah berjangka Brent berada di level $90,04 per barel, ditutup di atas $90 untuk pertama kalinya sejak November. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS diperdagangkan mendekati $86,87 per barel, juga merupakan level tertinggi dalam 10 bulan.
Di Australia, S&P/ASX 200 kehilangan 0,43%, setelah negara itu mencatat pertumbuhan produk domestik bruto kuartal kedua sebesar 2,1%, sedikit lebih tinggi dari ekspektasi para ekonom yang disurvei oleh Reuters.
Nikkei 225 Jepang naik 0,53%, sedangkan Topix naik 0,54%. Secara terpisah, Kospi Korea Selatan melemah 0,42%, namun Kosdaq menguat 0,47%.
Indeks Hang Seng Hong Kong tergelincir 0,54%, memperpanjang penurunan sejak hari Selasa. Pasar Tiongkok Daratan juga turun, dengan CSI 300 turun 0,45%.
Baca Juga
Saham Perusahaan Minyak Terkerek Saat Pasar Eropa Terkoreksi

