Indonesia Isi 2023 dengan Peran Signifikan pada Konstelasi Dunia
JAKARTA, Investortrust.id - Sepanjang tahun 2023 Indonesia banyak memainkan peran diplomasi internasional yang berkontribusi terhadap stabilitas dan perdamaian dunia. Dari banyaknya kontribusi yang telah dilakukan, dua di antaranya adalah peran Indonesia atas resolusi konflik Gaza serta keketuaan ASEAN 2023.
Menteri Luar Negeri RI (Menlu) Retno Marsudi bersyukur Indonesia mampu berperan baik di tengah situasi dunia yang tidak mendukung.
"Gaza dan ASEAN contoh kita menunjukkan kontribusi menjaga stabilitas dan perdamaian dunia," ungka Retno dalam diskusi bertajuk Kilas Balik Diplomasi Indonesia 2023 yang diselenggarakan di Media Center Indonesia Maju, Menteng, Jakarta Pusat (04/01/2024).
Menurut Retno, 2023 merupakan tahun yang tidak mudah bagi dunia. Konflik di Ukraina yang tidak kunjung usai dan ditambah lagi konflik di Gaza membuat stabilitas geopolitik terganggu.
Ia mengungkap lebih dari 21.000 orang meninggal di Gaza akibat serangan Israel kepada Palestina. Dan 70% di antaranya merupakan perempuan serta anak-anak.
"Sikap kita jelas, Indonesia bersama bangsa Palestna memperjuangkan kemanusiaan dan kedaulatan,"
Berbagai upaya dilakukan Menlu Retno mewakili RI sebagai upaya memperjuangkan hak-hak bangsa Palestina.
"Saya dan Menlu negara-negara OKI diberi mandat untuk mencari jalan resolusi isu Gaza. Akhir tahun lalu megunjungi Washington DC kita bersama-sama ke Beijing, Moscow, Paris, London dan Jenewa," ungkapnya.
Selain resolusi konflik Gaza, Indonesia juga mampu menunaikan tanggungjawab sebagai Keketuaan ASEAN 2023.
"Masuk ke 2023 kita masuk keketuaan ASEAN. Harapan publik dunia sangat tinggi. Tetapi pada saat yang sama kita paham, situasi 2022 tidak baik dan 2023 juga tidak lebih baik. Di tengah situasi tidak baik, kita punya tanggung jawab," ujarnya.
Indonesia juga turut mempersiapkan jangka panjang visi 2045 bagi ASEAN. Dalam penggodogannya, diskusi yang pertama diselenggarakan di Indonesia saat momentum memegang peran keketuaan.
Selain itu Indonesia juga mendorong agar ASEAN memperkuat sektor ekonomi dengan green economy dan blue economy. Ia juga menambahkan Kantor Kesekretariatan ASEAN di Jakarta telah ditetapkan sebagai ASEAN Headquarters (HQ).
"Dengan semua aset yang kita miliki, 2023 kita bisa menyelesaikan keketuaan dengan baik," pungkas Retno.

