Kenaikan Harga Tak Masuk Akal, Bikin PepsiCo Lenyap dari Carrefour Prancis
JAKARTA, Investortrust.id - Pepsi dan 7UP akan menghilang dari rak-rak supermarket besar Carrefour di sejumlah kota di Prancis menyusul kenaikan harga yang dianggap tak dapat diterima. Raksasa ritel asal Prancis, Carrefour mengumumkan bahwa mereka tidak akan lagi menjual produk PepsiCo sebagai protes terhadap kenaikan harga yang berulang kali di tengah krisis biaya hidup.
Rak-rak yang sebelumnya berisi minuman PepsiCo sekarang akan disertai dengan catatan yang berbunyi: "Kami tidak lagi menjual merek ini karena kenaikan harga yang tidak dapat diterima." Raksasa grosir ini, yang memiliki lebih dari 12.000 toko di seluruh dunia, mengatakan bahwa tanda-tanda tersebut hanya akan muncul di Prancis.
Jurubicara Carrefour yang dikutip The Telegraph, Kamis (4/1/2023) waktu setempat mengatakan, belum jelas apakah Carrefour akan menghapus produk PepsiCo yang sudah ada di rak atau apakah pelanggan masih bisa membeli barang yang saat ini ditampilkan.
PepsiCo telah beberapa kali menaikkan harga produk makanan dan minumannya dalam beberapa tahun terakhir, dengan alasan untuk menutupi tekanan inflasi. Harga lebih tinggi telah meningkatkan pendapatan perusahaan, bahkan pada bulan Oktober lalu pihak manajemen merevisi kenaikan penjualan untuk ketiga kalinya.
Pada bulan Oktober 2023 lalu, korporasi pemilik brand Mountain Dew dan Gatorade ini mengatakan bahwa mereka hanya akan memberlakukan kenaikan harga "moderat" pada tahun 2024, karena khawatir harga yang lebih tinggi dapat membuat pelanggan sensitif pada harga akan ‘emoh’ membeli produksinya.
Saat itu, Hugh Johnston yang masih menjabat sebagai Direktur Keuangan PepsiCo mengatakan, bahwa manajemen memandang konsumen saat ini lebih selektif.
Tingginya angka Inflasi di Eropa belakangan ini memang telah memperkeruh ketegangan antara supermarket dan brand produk konsumen besar.
Keputusan Carrefour untuk berhenti menjual produk PepsiCo datang setelah sebelumnya mereka menempatkan label di rak-rak yang memperingatkan pembeli terhadap "shrinkflation". Label ditempatkan pada 26 produk di toko-toko Prancis mereka, yang mengatakan: "Volume atau berat produk ini turun dan harga efektif dari pemasok naik."
Peringatan harga yang dibuat Carrefour diterapkan untuk berbagai item, termasuk cokelat Lindt dan teh dingin Lipton, untuk memaksa pemasok seperti Nestle, PepsiCo, dan Unilever untuk memotong harga. PepsiCo sendiri belum memberikan komentar.

