AXA Financial Indonesia Bagikan 4 Tips Siapkan Masa Depan Nyaman
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Di masa produktif, banyak orang masih terjebak pada pemenuhan keinginan jangka pendek, mulai dari liburan ke luar negeri, hangout kekinian, hingga membeli barang bermerek.
Padahal, fase ini justru menjadi waktu terbaik untuk menyusun perencanaan keuangan jangka panjang demi menjaga stabilitas finansial di masa depan, baik untuk diri sendiri maupun keluarga.
Chief Health Officer AXA Financial Indonesia Yudhistira Dharmawata menilai, tantangan keuangan saat ini semakin kompleks. Kenaikan harga kebutuhan hidup, biaya pendidikan, hingga risiko keadaan darurat menuntut masyarakat memiliki perencanaan keuangan yang lebih matang.
“Jawaban dari tantangan tersebut adalah mulai merencanakan keuangan sejak dini. Mulailah dari langkah kecil untuk membentuk fondasi keuangan yang kuat,” ujarnya, dalam keterangan pers, belum lama ini.
Kondisi inflasi Indonesia di 2025 yang berfluktuasi, mulai dari deflasi -0,09% pada Februari hingga meningkat menjadi 2,86% secara tahunan pada Oktober, turut menekan daya beli masyarakat.
Situasi ini, lanjut Yudhistira, semakin menuntut pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak, termasuk perlindungan melalui asuransi agar tujuan finansial jangka panjang tetap tercapai.
Baca Juga
AXA Financial Indonesia Masih Kaji Pembentukan Dewan Penasihat Medis
Sejalan dengan itu, AXA Financial Indonesia membagikan empat tips penting untuk menyiapkan masa depan yang lebih nyaman.
Pertama, menjaga pengeluaran harian. Masyarakat perlu bijak mengatur pola konsumsi, tidak hanya untuk kebutuhan saat ini, tetapi juga dengan mempertimbangkan kesiapan keuangan di masa depan, seperti dana pendidikan anak dan dana pensiun.
Kedua, mengendalikan gaya hidup. Gaya hidup sangat memengaruhi besarnya pengeluaran. Oleh karena itu, penting untuk memilah pengeluaran yang benar-benar dibutuhkan dan menghindari pola konsumsi berlebihan akibat fear of missing out (FOMO).
Ketiga, menyiapkan dana darurat. Dana ini diperlukan untuk menghadapi kondisi tak terduga, seperti masalah kesehatan, perubahan pekerjaan, atau kebutuhan mendesak lainnya, agar tidak mengganggu arus kas dan rencana keuangan jangka panjang.
Terakhir, menyiapkan proteksi. Asuransi menjadi bagian penting dari perencanaan keuangan, baik asuransi kesehatan maupun asuransi jiwa, guna melindungi kesejahteraan keluarga dari risiko yang tidak terduga.
“Langkah mewujudkan masa depan yang aman tidak harus rumit. Bahkan, sudah sepatutnya perlu disesuaikan dengan gaya hidup yang dijalani,” kata Yudhistira.

