Ingin di Usia 40 Tahun Hidup Lebih Tenang? Ada Baiknya Persiapkan Sejumlah Hal Ini
JAKARTA, investortrust.id - Menjelang usia 40 tahun, manajemen keuangan seseorang menjadi semakin vital. Karena biasanya harapan di usia 40, kemampuan finansial sudah tertata dengan baik. Namun fokus untuk mengatur atau manajemen keuangan, bukanlah hal yang mudah.
Faculty Head Sequis Quality Empowerment, Yan Ardhianto mengungkapkan, untuk menjalankan manajemen keuangan yang diharapkan, ada baiknya perlu mempersiapkan sejumlah hal, seperti menyiapkan dana pensiun, dana darurat, dana pendidikan anak, asuransi, dan mengecek utang.
Menurutnya, di usia 40 tahun, bukan masanya untuk fear of missing out (FOMO) atau rasa khawatir tertinggal dari orang lain sehingga menghabiskan uang demi memenuhi keinginan. Hal yang paling penting adalah merencanakan pensiun.
Baca Juga
Masih Bingung Atur Keuangan? Intip 5 Tips Finansial dengan Konsep Syariah
“Langkah bijak mempersiapkan dana pensiun adalah lakukan sejak dini dengan mengalokasikan 10% hingga 20% setiap bulan untuk tabungan pensiun,” ujar Yan, dalam keterangannya, Senin (24/6/2024).
Menyiapkan dana pensiun bisa dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari ikut program tabungan pensiun di bank, investasi, maupun mengikuti program dana pensiun lembaga keuangan (DPLK) atau dari perusahaan asuransi.
Yang perlu disiapkan selanjutnya adalah dana darurat. Fungsinya untuk menghadapi situasi yang tidak terduga, seperti tagihan mendadak, kehilangan pekerjaan, atau perawatan medis yang mendesak.
“Saat mendapatkan gaji bulanan, langsung sisihkan dana anda minimal 10%. Setidaknya, anda memiliki dana darurat di tabungan sebesar 3-6 kali gaji yang dimiliki,” kata Yan.
Selanjutnya, dana pendidikan juga tak kalah penting jika sudah memiliki anak. Alokasikan 10% dari pendapatan dan sebisa mungkin tingkatkan terus untuk persentasenya, karena biaya pendidikan bersifat fluktuatif.
“Salah satu cara memenuhi dana pendidikan, dapat memanfaatkan asuransi pendidikan. Dengan asuransi pendidikan akan ada manfaat asuransi jiwa bagi orang tua sebagai pencari nafkah,” ucap Yan.
Baca Juga
Kemudian, seiring bertambahnya usia, apalagi sudah berusia 40 tahun, tentunya risiko kesehatan semakin meningkat. Hal yang tak kalah penting tentu mempersiapkan asuransi, baik asuransi jiwa maupun kesehatan. Sehingga, jika nantinya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, bisa segera mendapatkan pertolongan dari asuransi dan tidak mengganggu finansial keluarga.
”Dengan memiliki asuransi jiwa dan kesehatan sejak dini juga akan lebih mudah bagi kita untuk mengatur pendapatan untuk mempersiapkan masa depan lainnya,” kata Yan.
Terakhir, ada baiknya mengecek utang. Salah satu penyebab orang sulit meningkatkan kesejahteraannya karena memiliki kebiasaan konsumtif.
“Jika anda bermaksud berutang, penting untuk merumuskan cara mengembalikan uangnya. Seperti apa persediaan uang untuk mencicil selama waktu yang ditentukan, apakah suku bunga bersifat tetap atau fluktuatif,” ujar Yan.

