Bagikan

Kenali Jenis Profil Risiko Investasi Reksa Dana, Kamu Masuk yang Mana?

JAKARTA, investortrust.id – Investasi reksa dana menjadi pilihan yang populer bagi banyak investor, baik pemula maupun berpengalaman. Namun, sebelum memulai investasi, penting bagi siapa pun untuk memahami profil risikonya.

Fund Growth Specialist Indo Premier Sekuritas Muhammad Arie Fadhlillah menjelaskan, profil risiko adalah penilaian terhadap seberapa besar risiko yang siap diambil seorang investor dalam berinvestasi.

Profil ini mencerminkan toleransi risiko individu dan preferensinya terhadap potensi imbal hasil dan kemungkinan kerugian.

Dia menegaskan, mengetahui profil risiko sangat penting untuk memilih jenis reksa dana yang sesuai dengan tujuan investasi, jangka waktu, dan toleransi risiko.

Baca Juga

Mau Investasi di Reksa Dana Syariah, Perhatikan Tips Berikut Agar Tak Salah Pilih

“Memilih produk investasi yang tidak sesuai dengan profil risiko dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan keputusan investasi yang kurang optimal," terang Fadhlil di Jakarta, Rabu (29/5/2024).

Dia menambahkan, dengan mengenali jenis-jenis profil risiko ini, investor dapat membuat keputusan investasi yang lebih bijaksana dan sesuai kepribadian serta kebutuhan finansial masing-masing.

"So, jangan anggap sepele tahapan ini, karena pemahaman yang baik tentang profil risiko akan membantu dalam merencanakan investasi yang lebih aman dan menguntungkan," jelas Fadhlil.

Dia lantas menjelaskan tiga jenis profil risiko dalam investasi reksa dana yang wajib dikenali:

Profil Risiko Konservatif

Investor dengan profil risiko konservatif biasanya cenderung sangat berhati-hati dan lebih memilih investasi yang aman dengan risiko rendah.

Tujuan utama mereka adalah pelestarian modal. Instrumen reksa dana yang sesuai meliputi reksa dana pasar uang dan reksa dana pendapatan tetap yang berinvestasi pada obligasi pemerintah atau obligasi dengan peringkat tinggi.

Profil Risiko Moderat

Investor dengan profil risiko moderat bersedia mengambil sedikit lebih banyak risiko dibandingkan dengan investor konservatif, dengan harapan mendapatkan imbal hasil yang lebih tinggi. Mereka mencari keseimbangan antara risiko dan imbal hasil.

Baca Juga

Sucor Asset Management Pasarkan Produk Reksa Dana di Aplikasi BRI Danareksa Sekuritas

Instrumen reksa dana yang sesuai meliputi reksa dana campuran yang menggabungkan saham dan obligasi, serta reksa dana pendapatan tetap yang berinvestasi pada obligasi korporasi.

Profil Risiko Agresif

Investor dengan profil risiko agresif siap mengambil risiko tinggi untuk mendapatkan potensi imbal hasil yang besar. Mereka memahami bahwa nilai investasi dapat berfluktuasi secara signifikan, tetapi fokus pada pertumbuhan modal jangka panjang.

Instrumen reksa dana yang sesuai untuk profil risiko tersebut meliputi reksa dana saham yang berinvestasi di pasar saham dan reksa dana sektor atau tematik yang berfokus pada industri tertentu.

Itulah profil risiko dalam investasi reksa dana yang wajib dipahami. Jadi, memahami profil risiko adalah langkah pertama yang sangat penting dalam investasi reksa dana.

"Dengan mengetahui profil risiko, investor dapat memilih reksa dana yang sesuai dengan toleransi risiko dan tujuan keuangan, mengelola ekspektasi terhadap fluktuasi nilai investasi dan membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi serta bijaksana," tutup Fadhlil. (CR-10)

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024