AllianzGI Indonesia Gandeng Bank DBS Distribusikan 2 Reksa Dana Berbasis USD
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Sebagai upaya untuk memperluas akses investor dalam negeri terhadap instrumen instrumen investasi global, PT Allianz Global Investors Asset Management Indonesia (AllianzGI Indonesia) menjalin kerja sama dengan PT Bank DBS Indonesia dalam distribusi dua reksa dana berbasis dolar Amerika Serikat (USD).
Dua produk yang didistribusikan melalui Bank DBS Indonesia tersebut adalah Reksa Dana Allianz High Dividend Global Sharia Equity Dollar Fund dan Reksa Dana Allianz USD Fixed Income Fund.
President Director AllianzGI Indonesia Aliyahdin Saugi mengungkapkan, kerja sama ini merupakan kelanjutan kemitraan yang telah terjalin antara kedua pihak.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat terus mendukung kebutuhan diversifikasi dan tujuan investasi jangka panjang investor Indonesia,” ujarnya, dalam keterangan pers, Selasa (20/1/2026).
Baca Juga
Gandeng Bank QNB Indonesia, Allianz Life Rilis Produk “Endowment” Baru
Saugi menjelaskan, Reksa Dana Allianz High Dividend Global Sharia Equity Dollar Fund berfokus pada saham syariah global dengan strategoi dividen.
Sementara Reksa Dana Allianz USD Fixed Income Fund berinvestasi pada instrumen pendapatan tetap berdenominasi USD, terutama obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah dan korporasi Indonesia dengan porsi terbatas pada obligasi luar negeri.
Kedua produk tersebut, lanjut dia, dirancang untuk menjawab kebutuhan investor dengan profil dan tujuan yang berbeda, baik yang mengincar eksposur saham global berbasis syariah maupun pendapatan tetap dalam denominasi USD.
Baca Juga
Sementara itu, Consumer Banking Director Bank DBS Indonesia Melfrida Gultom menyatakan, kolaborasi ini sejalan dengan peran bank dalam menyediakan solusi pengelolaan kekayaan bagi nasabah di tengah ketidakpastian ekonomi global.
“Melalui kemitraan strategis kami dengan AllianzGI, kami menghadirkan perspektif global dan solusi investasi yang lebih terintegrasi, sehingga nasabah dapat menavigasi portofolio mereka dengan presisi dan memaksimalkan potensi jangka panjang,” katanya.

