Hasil Investasi Asuransi Jiwa Melesat 60,43% per Oktober 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ogi Prastomiyono mengungkapkan, kinerja hasil investasi industri asuransi menunjukkan pertumbuhan yang solid hingga Oktober 2025.
Berdasarkan data akumulasi, hasil investasi industri asuransi jiwa, baik konvensional maupun syariah mencapai Rp 42,15 triliun atau tumbuh signifikan 60,43% secara year on year (yoy).
“Asuransi jiwa menempatkan investasi SBN (Surat Berharga Negara) sebesar Rp 244,02 triliun atau 41,82% dari total portofolionya,” ujar Ogi, dalam jawaban tertulis, belum lama ini.
Baca Juga
OJK: Premi Asuransi Jiwa Masih Ditopang Produk Tradisional, Unit Link dalam Fase Penyesuaian
Sementara itu, hasil investasi industri asuransi umum dan reasuransi tercatat sebesar Rp 8,36 triliun pada Oktober 2025 atau meningkat 15,96% secara tahunan.
“Asuransi umum dan reasuransi menempatkan Rp 59,66 triliun (di SBN) atau 36,52% dari total investasi,” kata Ogi.
Baca Juga
AAJI Catat Premi Asuransi Jiwa Terkontraksi 1,1% Jadi Rp 133,22 Triliun di Kuartal III 2025
Ia menyatakan, portofolio investasi industri masih didominasi oleh instrumen investasi yang konservatif dan likuid, terutama SBN.
“Dengan struktur portofolio yang cukup konservatif dan arah kebijakan moneter yang stabil, OJK memandang prospek hasil investasi industri pada tahun mendatang tetap positif dan memiliki ruang pertumbuhan yang sehat,” ucap Ogi.

