Jelang Libur Panjang, Rupiah Menguat di Posisi Rp 16.767 per US$
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Rupiah menguat 23 poin terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir perdagangan Rabu (24/12/2025). Rupiah bercokol di posisi Rp 16.767 per US$.
Pengamat komoditas dan mata uang, Ibrahim Assuaibi mencatat meningkatnya ketegangan geopolitik antara AS dengan Venezuela menyeret posisi dolar AS. Posisi Washington dan Caracas yang alot membuat pasar memproyeksikan mengenai stabilitas regional dan pasokan bahan bakar global.
Ekspektasi kebijakan moneter AS yang lebih longgar turut menjadi pertimbangan lain. Pasar terus memperhitungkan kemungkinan the Fed memangkas suku bunga acuan pada 2026.
Baca Juga
Rupiah Menguat di Tengah Pelemahan Dolar AS, Jelang Libur Panjang Natal
Sementara itu, perdagangan di dalam negeri Paman Sam tetap lesu meski memasuki liburan Natal. Pasar AS akan tutup lebih awal pada Rabu malam waktu setempat untuk perayaan Natal.
Di dalam negeri, Ibrahim melihat Indonesia bakal tetap bisa menjaga ketahanan pertumbuhan ekonomi pada 2026. Itu ditopang segmen konsumsi rumah tangga hingga investasi.
Dua mesin utama pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 yaitu konsumsi rumah tangga dan investasi.
Konsumsi rumah tangga tetap berperan sebagai penopang jangka pendek. Ini terjadi seiring membaiknya daya beli dan stabilitas harga.
Baca Juga
Menjelang Libur, Rupiah Menguat Tipis Hari Ini Saat Dolar AS Tertekan
Di sisi yang lain, investasi diproyeksikan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dengan adanya peningkatan produktivitas dan kapasitas ekonomi jangka menengah dan panjang.
Meski risiko global masih membayangi, Ibrahim menyebut koordinasi fiskal dan moneter akan semakin solid. Dengan pondasi makroekonomi yang lebih seimbang, Indonesia memiliki ruang yang lebih besar untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

