Di Tengah Gempuran Digital, Peran Kantor Cabang Masih Penting bagi Multifinance
JAKARTA, Investortrust.id - Digitalisasi menjadi sebuah keniscayaan bagi para pelaku bisnis, tak terkecuali di industri perusahaan pembiayaan atau multifinance. Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) membeberkan jika peran kantor cabang masih penting meski di tengah gempuran digitalisasi.
Ketua Umum APPI, Suwandi Wiratno mengungkapkan, jika pihaknya terus mendorong para pelaku industri untuk mengimplementasikan digitalisasi dalam bisnis prosesnya agar dapat lebih cepat dalam melayani nasabah.
“Kita dorong untuk sesegera mungkin melakukan transformasi digital. Karena pelayanan terutama, bagaimana kecepatan ini sudah menjadi keniscayaan,” ujarnya, menjawab pertanyaan Investortrust.id, dikutip Rabu (6/3/2024).
Namun begitu, ia tetap menyadari peran kantor cabang bagi bisnis multifinance masih sangat penting dan tidak dapat ditinggalkan, untuk menjalankan fungsi dan proses penagihan.
Baca Juga
“Kalau enggak ada orang dan cabannya, siapa yang mau kunjungi (tagih). Kita tetap harus ada (kantor cabang), karena memang kita tetap melayani masyarakat dan mesti ingat bahwaa Indonesia belum sepenuhnya terkoneksi dengan internet” kata Suwandi.
Sebagai informasi, industri multifinance mencatatkan kinerja positif hingga akhir tahun lalu. Merujuk data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), outstanding pembiayaan yang disalurkan industri ini pada 2023 tumbuh 13,23% (yoy) menjadi Rp 470,86 triliun. Pertumbuhan ini dibarengi dengan rasio pembiayaan macet atau non performing financing yang terjaga, yakni berada di level 2,44%. (CR-13)

