Gandeng 3 Profesor di Bidang Kesehatan, Prudential Bakal Bentuk Dewan Penasihat Medis Sendiri
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) tengah memfinalisasi pembentukan dewan penasihat medis atau medical advisory board (MAB) yang bakal diisi oleh tiga profesor di bidang kesehatan.
Chief Health Officer Prudential Indonesia Yosie William Iroth mengungkapkan, langkah ini dilakukan untuk memperkuat layanan kesehatan sekaligus menjawab tantangan tingginya klaim kesehatan yang dibayarkan perusahaan.
“Dalam prosesnya kita sudah bertemu paling tidak dengan tiga profesor, tapi belum bisa kita sampaikan saat ini siapa mereka,” ujarnya, menjawab pertanyaan Investortrust, usai acara Prudential Indonesia Healthcare Media Roundtable, di Jakarta, Rabu (17/9/2025).
Baca Juga
Prudential Indonesia Perkuat Ekosistem Kesehatan untuk Kendalikan Inflasi Medis
Menurut Yosie, dengan aturan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mewajibkan setiap perusahaan asuransi mempunyai MAB, pemenuhannya tentu melalui berbagai proses yang ketat dan komprehensif.
“Penunjukannya ini (MAB) ini harus sampai ke dewan komisaris. Kami sudah melakukannya, jadi kami sudah di tahap akhir untuk apakah tanda tangan kerja sama atau kontraknya dengan para profesor ini,” katanya.
Yosie mengatakan, pembentukan MAB akan dilakukan secara khusus untuk Prudential karena ia mengklaim skala bisnis perusahaan yang besar.
“Mengingat size Prudential yang tentu kita asuransi kesehatan terbesar, klaim (kesehatan) yang kita bayarkan kemarin Rp 6,1 triliun di 2024. Sesuai dengan report, tentu kita merasa perlu memiliki MAB sendiri juga,” ucapnya.
Baca Juga
OJK Pastikan Investasi Asuransi dan Dapen Dikelola Optimal dengan Tata Kelola Ketat
Ia menjelaskan, keberadaan MAB bakal menjadi jembatan penting antara Prudential dengan jaringan rumah sakit (RS) rekanan yang mencapai 1.700 fasilitas kesehatan (faskes) di seluruh Indonesia, dan 369 RS yang tergabung dalam jaringan PRUPriority Hospitals.
“Jadi makanya kita memutuskan Prudential akan memiliki MAB sendiri,” ujar Yosie.

