OJK Dukung Penuh Prioritas Pemerintah, Termasuk Program MBG dan Koperasi Desa
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan dukungan penuh terhadap prioritas pemerintah dalam mendorong industri-industri strategis dan sektor-sektor unggulan. Termasuk program makan bergizi gratis (MBG) dan penguatan koperasi desa.
“Kami tentu mendukung penuh penajaman dan prioritas dari pemerintah untuk industri-industri dan sektor-sektor yang memperoleh perhatian lebih besar ke depannya,” ujar Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, dalam Konferensi Pers Hasil Rapat Berkala KSSK III Tahun 2025, di Jakarta, Senin (28/7/2025).
Menurut Mahendra, pihaknya mendukung salah satu prioritas pemerintah yaitu mengenai kesepakatan perdagangan antara Indonesia dengan Amerika Serikat (AS). Lalu, juga mendukung program prioritas lainnya yakni makan bergizi gratis (MBG).
Baca Juga
OJK Catat Jumlah Konsumen Kripto Tembus 15,85 Juta per Juni 2025
Saat ini, kata dia, sektor perbankan dan pasar modal tengah memfinalisasi skema pembiayaan bagi koperasi yang terlibat dalam pelaksanaan program MBG. Skema ini mencakup pembiayaan untuk kebutuhan operasional (operational expenditure/opex) dan peningkatan kapasitas (capital expenditure/capex), hingga potensi refinancing.
“Sehingga, apa yang telah ada sekarang dapat diakselerasi percepatan untuk peningkatan kapasitasnya dan mencapai jumlah ataupun target yang ditetapkan pemerintah untuk dapat dilakukan pada tahun ini,” kata Mahendra.
Baca Juga
Selain itu, ia juga menyatakan dukungan OJK terhadap Koperasi Desa Merah Putih yang dinilai strategis dalam menggerakan ekonomi desa serta sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). OJK telah turut serta dalam program percontohan (piloting) guna memahami secara menyeluruh skema pembiayaan dan intermediasi keuangan yang dapat digunakan.
“Terkait dengan Koperasi Desa Merah Putih, kami sampaikan bahwa tentu OJK menyambut baik program ini yang akan memberikan ruang semakin besar untuk menggerakan perekonomian di pedesaan maupun juga mendorong kegiatan di sektor UMKM,” ucap Mahendra.

