Gregory Hendra Lembong Jadi Bos BCA Gantikan Jahja Setiaatmadja per 1 Juni 2025
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA akan mulai melakukan transisi kepemimpinan pada 1 Juni 2025 mendatang. BCA akan mempunyai presiden direktur baru menggantikan Jahja Setiaatmadja.
Pergantian jajaran direksi ini telah disepakati dalam rapat pemegang saham tahunan (RUPST) yang digelar pada 12 Maret 2025 lalu. Susunan pergantian direksi ini juga telah melalui uji kelayakan di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Melalui kesepakatan RUPST, Jahja Setiaatmadja yang sebelumnya menjadi Presiden Direktur (Presdir) BCA akan menduduki Presiden Komisaris (Preskom). Kemudian Jahja akan digantikan Gregory Hendra Lembong.
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengungkapkan, transisi tersebut baru dilakukan pada tanggal tersebut disesuaikan dengan surat pengunduran diri Djohan Emir Setijoso sebagai Presiden Komisaris. Walaupun hasil fit and proper test OJK untuk nama-nama baru sudah keluar.
Baca Juga
Capaian BCA di Kuartal I 2025: Salurkan Beasiswa hingga Raih Berbagai Penghargaan Bergengsi Dunia
"Ya, jadi, selama periode RUPS sampai sekarang, kita sudah memohon kepada OJK untuk melaksanakan fit and proper, dan itu sudah dijalankan. Hasilnya pun sudah keluar, bahwa saya dinyatakan layak sebagai Preskom, Pak Hendra Lembong juga nggak ada masalah sebagai Presdir di BCA," ujar Jahja dalam acara Press Conference Paparan Kinerja Triwulan I 2025 PT Bank Central Asia Tbk yang digelar secara virtual via Zoom di Jakarta, Rabu (23/4/2025).
Selain itu, berdasarkan hasil RUPST dan uji kelayakan, Hendra Tanumihardja akan menempati posisi Direktur. Lalu, jabatan Wakil Presdir akan ditempati oleh John Kosasih.
Baca Juga
Kredit Melonjak 12,6% ke Rp 941 Triliun, Laba BCA di Kuartal I Tumbuh 9,8% Tembus Rp 14,1 Triliun
"Pak John Kosasih juga direstui menjadi Wapresdir, dan Pak Hendra Tanu bisa diangkat sebagai mengisi jabatan Direksi BCA, dan jadi artinya kita mempunyai suatu kepastian, dari RUPS sudah ada keputusan. Kemudian dari OJK sudah memberikan blessing dan lulus untuk fit and proper test, dan sesuai dengan permintaan pengunduran diri Pak Setijoso (Preskom saat ini) per 1 Juni," jelas Jahja.
Sejalan dengan itu, Jahja membeberkan bawa menjelang transisi itu, posisi komisaris dan direksi dari BCA belum berubah.
"Maka per 1 Juni akan diadakan suatu pengalihan proses jabatan. Jadi sampai saat ini saya adalah presdir, tapi nanti pada saat pertemuan yang akan datang, Pak Hendra yang akan duduk mewakili BCA, untuk paparan pers dan juga kepada para analis," pungkas Jahja.

