UKU Bidik Pertumbuhan Penyaluran Dana hingga 10% di Tahun 2024
JAKARTA, investortrust.id – Penyedia aplikasi layanan pinjaman, PT Teknogi Merlin Sejahtera atau UKU mencatat penyaluran dana sebesar Rp 8,7 triliun hingga akhir tahun 2023.
CEO UKU, Tony Jackson optimistis penyaluran dana di tahun 2024 akan terus bertumbuh hingga 10% dari tahun sebelumnya.
''Kita tetap akan bertumbuh, dalam kisaran moderatnya, sekitar 8%-10%. Tapi ini masih tergantung situasi dan kondisi ke depannya, nah itu adjustable,'' kata Tony di The Acre, Jakarta, Kamis (21/3/2024).
Baca Juga
Berdasarkan data UKU, pinjaman yang disalurkan pada tahun 2023 rata-rata sebesar Rp 189 juta per bulan. Lalu, pengunduh aplikasi UKU per bulannya itu kurang lebih 8,1 juta orang dengan pengajuan pinjaman sekitar 66.000 borrower/bulan.
''Borrower ini didominasi usia produktif (21-30 tahun) dengan rata-rata pinjaman sekitar Rp5-6 juta untuk satu borrower saja,'' terang Tony.
Baca Juga
OJK Buka Suara Soal Masih Maraknya Pinjol Ilegal, Ini Penyebabnya
Menurut data UKU, komposisi borrower usia produktif berkisar 35% secara umum. Untuk usia 31-40 tahun sekitar 26%, 41-50 tahun (20%), 51-60 tahun (12%), dan 60 tahun ke atas berkisar 7%.
Sebagai informasi, UKU merupakan financial technology peer-to-peer lending (fintech P2P lending) yang sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Fintech lending ini dapat meminjamkan dana kepada borrower hingga Rp 12 juta dengan tenor maksimal 90 hari. (CR-3)

