Sepanjang 2024, BSI Salurkan Zakat Rp 269,6 Miliar ke 225.651 Penerima Manfaat
JAKARTA, investortrust.id - Seiring dengan keberhasilan dalam menjaga momentum pertumbuhan kinerja secara berkelanjutan di tahun lalu, PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI memperbesar manfaat bagi masyarakat melalui optimalisasi penyaluran zakat. Sepanjang 2024, bank berkode saham BRIS ini telah menyalurkan zakat Rp 268,6 miliar kepada 225.651 penerima manfaat.
Direktur Compliance & Human Capital BSI Tribuana Tunggadewi mengungkapkan, dengan kenaikan laba sebesar 22,83% (yoy) menjadi Rp 7,01 triliun di tahun lalu, mendorong BSI memperluas manfaat bagi masyarakat melalui optimalisasi penyaluran zakat perusahaan.
“Sepanjang 2024, BSI telah menyalurkan zakat Rp 268,6 miliar untuk berbagai sektor manfaat. Di antaranya ekonomi, pendidikan, kemanusiaan kesehatan, dan dakwah advokasi. Tercatat, sekitar 225.651 manfaat menjadi penerima manfaat penyaluran zakat BSI tahun 2024,” ujarnya, dalam keterangan pers, Senin (10/2/2025).
Baca Juga
Ia merinci, jumlah penerima manfaat di bidang ekonomi mencapai 37.500 penerima manfaat atau memiliki pangsa 17%, disusul bidang pendidikan sekitar 23.500 orang atau dengan pangsa 10%. Sementara di bidang kemanusiaan sekitar 145.600 orang penerima manfaat atau terbesar dengan pangsa 65%.
Sisanya di bidang kesehatan sekitar 14.800 orang penerima manfaat (7%), dan dakwah serta advokasi sebanyak 4.300 orang penerima manfaat (2%).
Baca Juga
Tumbuh 15,25%, BSI Salurkan Pembiayaan Berkelanjutan Rp 66,50 Triliun di 2024
Fokus penyaluran zakat BSI pada sektor kemanusiaan dan ekonomi, lanjut Dewi, karena sejalan dengan mitigasi bencana yang terjadi di Indonesia. Selain itu, pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk pencapaian target Asta Cita pemerintah juga menjadi pertimbangan utama.
“Hal inilah yang mendorong kami untuk tumbuh berkelanjutan agar penerima manfaat semakin luas. Tahun ini menjelang ramadhan, kami juga akan fokus pada sektor dakwah dan advokasi yakni santunan yatim piatu, pemberdayaan UMKM naik kelas lewat zakat dan mudik gratis bagi difabel dan mustahik,” kata Dewi.

