Tembus Rp 55 Triliun, Volume Transaksi Cash Management System Bank Muamalat Naik 13% di 2024
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatatkan kinerja positif pada layanan cash management system (CMS) Muamalat Digital Integrated Access (Madina). Hal ini tercermin dari pertumbuhan volume transaksi 13% secara year on year (yoy) menjadi Rp 55 triliun.
Direktur Bank Muamalat Karno mengungkapkan, kenaikan tersebut didorong oleh jumlah pengguna Madina yang meningkat 24% (yoy) menjadi 12.200 pengguna hingga penghujung tahun lalu. Selain itu, frekuensinya transaksinya juga meningkat 34% (yoy) menjadi 1,8 juta transaksi.
“Hasil positif ini menjadi bukti suksesnya strategi yang kami implementasikan, antara lain menjalin lebih dari 2.200 kesepakatan dengan berbagai institusi serta beragam reward dan aktivitas lainnya,” ujarnya, dalam keterangan pers, Kamis (22/1/2025).
Baca Juga
Perluas Akses Keuangan di Daerah, Bank Muamalat Jalin Kerja Sama dengan Pos Indonesia
Kinerja CMS Bank Muamalat, lanjut Karno, turut berkontribusi terhadap dana murah atau current account saving account (CASA) hingga lebih dari Rp 1,3 triliun.
Selain itu, layanan virtual account (VA) yang terintegrasi dengan CMS juga juga mencatatkan peningkatan frekuensi 17% (yoy) menjadi 4,2 juta transaksi. Alhasil, volume transaksi VA Bank Muamalat naik 21% (yoy) menjadi Rp 6,8 triliun.
Baca Juga
Bank Muamalat Catat Volume Tabungan Haji Naik 11,5% Menjadi Rp 1,5 Triliun di 2024
“Kemitraan yang baik dengan institusi lain menjadi kunci utama di balik moncernya performa Madina. Oleh sebab itu, kami akan terus menjajaki penetrasi pada sektor pendidikan, lembaga pemerintah, rumah sakit, komunitas, dan ekosistem muslim,” kata Karno.
Sekadar informasi, Madina merupakan layanan internet banking bagi nasabah korporasi untuk memantau dan melakukan transaksi perbankan non tunai atas seluruh rekening Bank Muamalat secara real time.

