Bank Mandiri (BMRI) Relaunching Kartu Kredit MyPertamina Card
JAKARTA, investortrust.id - Sebagai upaya untuk mempermudah para pecinta otomotif dalam memenuhi kebutuhannya, Bank Mandiri memperkuat kemitraan dengan Pertamina Patra Niaga meluncurkan kartu kredit Mandiri MyPertamina Card.
SEVP Micro & Consumer Finance Bank Mandiri Saptari mengungkapkan, hal ini menjadi langkah yang dilakukan pihaknya untuk secara konsisten terus mendorong inovasi yang adaptif dan solutif melalui perluasan ekosistem.
“Peluncuran ulang ini merupakan hasil dari penyempurnaan produk sebelumnya dengan tujuan memberikan pengalaman yang lebih baik kepada nasabah,” ujarnya, dalam keterangan resmi, Minggu (29/9/2024).
Bagi nasabah setia, lanjut Saptari, Mandiri MyPertamina Card menawarkan beragam keuntungan, mulai dari welcome bonus e-voucher My Pertamina senilai Rp 200.000, bebas iuran tahunan di tahun pertama, hingga akses eksklusif ke airport lounges dan airport merchants.
Baca Juga
Konsisten! Bank Mandiri Berperan Aktif Tingkatkan Prestasi Olahraga Nasional
Selain itu, nasabah juga bisa mendapatkan cashback Rp 30.000 untuk transaksi di aplikasi MyPertamina, serta mendapat Livin Poin hingga tiga kali lipat untuk transaksi yang berkaitan dengan otomotif. Kemudian, nasabah juga bisa menukarkan Livin Poin menjadi e-voucher MyPertamina dan promo sepanjang tahun di event racing dan motor show di seluruh dunia.
“Melalui kerja sama ini kami berharap pemegang Mandiri MyPertamina Card bisa merasakan berbagai kemudahan dan keuntungan dalam setiap transaksi mereka,” kata Saptari.
Menurutnya, melalui serangkaian inovasi dan pengembangan layanan, Bank Mandiri optimistis dapat mendorong pertumbuhan transaksi kartu kredit, yang saat terlihat konsisten mencatat tren positif.
Baca Juga
Bank Mandiri Gelar Mandiri Lingkar Hijau, Olah Limbah Kopi Jadi Cuan
Hingga Agustus 2024, jumlah nasabah kartu kredit Bank Mandiri tembus 2 juta nasabah, atau meningkat 8% secara year on year (yoy). “Selain itu, pada periode yang sama realisasi volume transaksi Mandiri Kartu Kredit terus meningkat, mencapai RP 41,3 triliun atau naik sebesar 29% (yoy),” ucap Saptari.

