Bagikan

Luncurkan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN), Ini Beberapa Fokus OJK

JAKARTA, investortrust.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama dengan Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI) dan Tim Penanganan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) meluncurkan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN). 

Menurut Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, program ini memiliki sejumlah fokus utama. Salah satunya akan menjangkau 90% pelajar Indonesia untuk memiliki tabungan melalui program satu rekening satu pelajar atau Kejar dan tabungan simpanan mahasiswa dan pemuda (siMuda). 

“Termasuk kepemilikan rekening baru Tabungan siMuda. Kami mendorong kredit UMKN melalui pembiayaan melawan rentenir sehingga dapat menjangkau 1,6 juta debitur,” ujarnya, dalam peluncuran Gerakan Nasional Cerdas Keuangan di Jakarta, Kamis (22/8/2024).

Baca Juga

Investasi Bodong Merajalela! Lewat GENCARKAN, OJK Dongkrak Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan

Kedua, lanjut Mahendra, pihaknya mendorong kegiatan ini dilaksanakan secara terarah dan terorkestrasi dengan menyasar semua kelompok prioritas. Kemudian, program ini juga diharapkan akan memberikan multiplier effect.

Baca Juga

Beda Data Inklusi Keuangan, OJK dan Pemerintah bakal Sinkronisasi

“Keempat, program GENCARKAN akan dilakukan secara multikanal dengan mengencerkan edukasi melalui media sosial dan jaringan ATM, serta channel digital lainnya yang akan menjangkau setidaknya 50 juta rakyat di Indonesia,” ucapnya. 

Dari kiri ke kanan: Anggota Dewan Komisioner OJK, Agusman, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Mirza Adityaswara, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi, anggota Komisi XI DPR RI Indah Kurniawati, dan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Inarno Djajadi menekan tombol secara simbolis pada acara Pencanangan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan, Gencarkan Masyarakat Cerdas Keuangan Menuju Indonesia Emas 2045 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis, (22/8/2024). Foto: Investortrust/Mohammad Defrizal 

Dengan berbagai fokus tersebut, dikatakan Mahendra, OJK berharap indeks inklusi keuangan nasional bisa mencapai 98% pada perayaan Indonesia Emas tahun 2045.

Inklusi Keuangan Indonesia 
The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024