Bank Irlandia akan Hentikan Bisnis Pinjaman Korporasi Inggris
JAKARTA, investortrust.id - Bank of Ireland membuka rencana baru untuk mengurangi bisnis pinjaman korporasi senilai 2 miliar euro atau setara Rp 34,6 triliun di Inggris.
Mengutip Reuters Kamis (16/5/2024), hal ini bertujuan untuk menghasilkan keuntungan keberlanjutan jangka panjang.
Bank terbesar di Irlandia tersebut telah mengurangi aset pinjamannya di Inggris sekitar seperempat sejak tahun 2017 dan mengumumkan berakhirnya kemitraannya dengan grup layanan otomotif Inggris The AA pada bulan Desember, di mana bersamaan dengan pemotongan produk-produknya yang disediakan melalui Kantor Pos Inggris.
“Dengan menjadi lebih terarah dan strategis mengenai apa yang kami tawarkan di Inggris, kami telah mengubah kinerja bisnis kami dalam beberapa tahun terakhir,” tulis manajemen bank tersebut dalam sebuah pernyataan.
Lebih lanjut, Bank of Ireland menyebut, langkah ini akan berdampak pada sekitar 40 staf yang berbasis di London dan Manchester, yang akan ditawari pilihan termasuk pemecatan secara sukarela atau potensi pemecatan.
Adapun penurunan ini bisa memakan waktu hingga 36 bulan untuk diselesaikan, seraya menambahkan bahwa pihaknya tidak termasuk real estat komersial, pembiayaan akuisisi, dan operasinya di Irlandia Utara.
Di sisi lain, Davy Stockbrokers mengatakan, pengurangan portofolio yang diperkirakan berjumlah 2 miliar euro atau 2,5% dari pinjaman bank seharusnya tidak berdampak material pada perkiraan pendapatan namun memberikan manfaat positif terhadap return on tangible equity.

