Investortrust Gelar “Best Unit Link Award 2024”, 52 Produk Unit Link Jadi Unggulan
JAKARTA, Investortrust.id - Sebanyak 52 Produk Asuransi yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI) atau unit link dari 19 perusahaan mampu menunjukkan kinerja ciamik, sehingga layak menerima penghargaan pada ajang Best Unit Link Award 2024. Produk – produk unit link tersebut berhasil lolos pada tahap seleksi yang fokus pada unsur investasi, termasuk meliputi tingkat optimalitas kinerja investasi dari sisi imbal hasil dan risiko fluktuasi.
Best Unit Link Award 2024 diselenggarakan pada Rabu (28/2/2024) oleh portal data dan berita ekonomi independen Investortrust.id, bekerja sama dengan PT Infovesta Utama.
Primus Dorimulu, Chief Executive Officer PT Investortrust Indonesia Sejahtera (Investortrust.id) mengatakan, Investortrust.id menunjukkan dukungannya terhadap upaya peningkatan kinerja dan kualitas produk unit link di Indonesia. Di sisi lain Investortrust.id juga mendukung dan mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan atas peran kunci mereka dalam meningkatkan kualitas dan standar industri asuransi jiwa.
“Kerangka regulasi dan panduan yang diberikan oleh OJK, khususnya lewat Surat Edaran OJK No 5 Tahun 2022 tentang. Produk Asuransi Yang Dikaitkan Dengan Investasi (SEOJK PAYDI) telah memainkan peran penting dalam membangun kepercayaan dan keyakinan di kalangan konsumen, sekaligus mempromosikan industry yang sehat dan kompetitif,” ujar Primus Dorimulu.
Sementara itu Parto Kawito selaku Direktur PT Infovesta Utama mengungkapkan, hasil dari Best Unit Link Award 2024 diharapkan bisa menjadi stimulus bagi para pelaku industri, sekaligus benchmarking agar pelaku industri bisa terus meningkatkan performa produk unit link yang diterbitkan.
Baca Juga
“Lewat ajang Best Unit Link Award 2024 para pelaku industri dan masyarakat pada umumnya diharapkan bisa menjadikan acara ini sebagai acuan untuk menilai kinerja sebuah PAYDI atau unit link. Best Unit Link Award 2024 juga diharapkan bisa menghilangkan kesan negatif pada PAYDI yang sempat timbul beberapa waktu belakangan,” kata Parto Kawito.
Pemenang Penghargaan
Di ajang Best Unit Link Award 2024, sebanyak 19 perusahaan lewat 52 produk unit link yang dilansirnya telah berhasil membuktikan komitmen mereka untuk memberikan produk perlindungan sekaligus investasi yang memuaskan bagi nasabah.
Pada tahun ini PT Asuransi Jiwa Central Asia Raya tercatat menjadi perusahaan penerbit unit link yang mampu memborong penghargaan terbanyak, dengan memborong 22 penghargaan di sejumlah kategori. Sebanyak 22 penghargaan diraih oleh 9 produk yang diterbitkan PT Asuransi Jiwa Central Asia Raya.
Berikutnya Allianz Life Indonesia tercatat menjadi perusahaan asuransi dengan penghargaan terbanyak kedua, dengan merangkum 7 penghargaan dari 5 produk unit link miliknya.
Panggung juga diisi oleh BNI Life Insurance dan Panin Dai Ichi Life yang masing-masing mampu meraih 6 penghargaan.
Selanjutnya AJ Manulife Indonesia, Asuransi Simas Jiwa, Equity Life Indonesia, dan MSIG Life Insurance Indonesia harus berbagi podium, karena keempat perusahaan ini sama-sama berhasil meraih 5 penghargaan di berbagai kategori. Dan berikutnya AIA Financial menjadi satu-satunya perusahaan yang mampu mendapatkan 4 penghargaan.
Sementara itu AXA Financial Indonesia dan Prudential Life Assurance juga tercatat menjadi perusahaan yang mampu meraih masing-masing 3 penghargaan. Diikuti AXA Mandiri Financial Services, FWD Life, Sun Life Financial Indonesia, Tokio Marine Life Insurance Indonesia, PFI Mega Life Insurance, dan Astra Aviva Life masing-masing mampu merebut dua penghargaan pada sejumlah kategori berbeda. Last but not least, Asuransi Jiwa Starinvestama (Starlife) dan Avrist Assurance tak mau ketinggalan untuk hadir di panggung, dengan masing-masing berhasil mendapatkan satu penghargaan.
Proses penilaian
Sebelum masuk ke dalam metode perhitungan, seleksi dilakukan agar produk unit link yang menjadi jawara dapat menjadi kualitas terbaik. Adapun kriteria seleksi awal dalam yakni produk unit link sudah berumur minimal 3 tahun. tidak mengikutsertakan produk dengan kinerja yang anomali, dan produk tidak pernah atau tidak sedang memiliki mengalami masalah hukum berdasarkan keputusan resmi dalam 3 tahun terakhir.
Dalam Best Unit Link Awards, terdapat 5 jenis kategorisasi pemeringkatan yakn Kategori Unit Link Pasar Uang, Kategori Unit Link Pendapatan Tetap IDR, Kategori Unit Link Pendapatan Tetap USD, Kategori Unit Link Campuran, dan Kategori Unit Link Saham.
Dari setiap kategorisasi pemeringkatan tersebut, dibedakan atas beberapa periode penilaian yakni Periode penilaian 3 tahun (Kategori Jenis Pasar Uang, Pendapatan Tetap IDR & USD, dan Campuran), Periode penilaian 5 tahun (Kategori Jenis Pasar Uang, Pendapatan Tetap IDR & USD, dan Campuran), Periode penilaian 7 tahun (Kategori Pendapatan Tetap IDR & USD, dan Campuran), dan Periode penilaian 10 tahun (Kategori Jenis Saham). Dari setiap periode penilaian tersebut, akan dipilih pemenang 3 terbaik dari setiap kategori.
Baca Juga
Adapun indikator pemeringkatan yang digunakan adalah Total Return, Modified Sharpe Ratio, dan Downside Risk.
Total Return menunjukkan pencapaian hasil pengelolaan atas portofolio investasi Unit Link oleh suatu perusahaan asuransi selama periode tertentu yang terlihat dari perubahan harga produk Unit Link sejak periode awal hingga akhir pengamatan. Tujuan annualized return adalah agar dapat disejajarkan dengan tingkat bunga bebas risiko (risk free) yang didapatkan dengan menggunakan rata-rata suku bunga simpanan yang dikeluarkan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) setelah pajak dalam periode pengamatan yang sama.
Beirkutnya Modified Sharpe Ratio merupakan modifikasi terhadap metode Sharpe Ratio yang menilai tingkat optimalisasi kinerja investasi yang terukur dari hasil perbandingan antara imbal hasil (return) terhadap risiko fluktuasi harga (risk). Tingkat fluktuasi harga tercermin pada nilai Standar Deviasi yang mencerminkan besarnya penyimpangan terhadap nilai rata-rata kinerja historis suatu produk Unit Link selama periode pengamatan.
Ketiga, Downside Risk merupakan metode pengukuran risiko yang secara spesifik hanya mengukur risiko saat kinerja produk Unit Link mencatat hasil negatif atau di bawah target return yang diharapkan (minimum acceptable return) di mana kami menetapkan angka tersebut sebesar 0%. Semakin kecil downside risk, maka semakin kecil potensi tingkat tekanan terhadap kinerja produk Unit Link saat mengalami fluktuasi pasar.
Mekanisme pemeringkatan dilakukan melalui pemberian skor di mana nilai indikator tertinggi akan mendapatkan skor tertinggi berdasarkan jumlah populasi di setiap kelompok pemeringkatan. Selanjutnya, perhitungan total skor ditentukan berdasarkan nilai rata-rata tertimbang dari bobot tiap indikator di mana Total Return sebesar 40%, Modified Sharpe Ratio sebesar 40% dan Downside Risk sebesar 20%.

