Kredit Tumbuh 12,53%, Pendapatan Bunga BRI Terkerek 13,91%
JAKARTA, investortrust.id – Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), Sunarso mengatakan, kredit yang tumbuh sebesar 12,53% per September 2023 secara yoy (yer on year) berdampak positif terhadap pendapatan bunga BRI.
Terbukti, pendapatan bunga BBRI per September 2023 tumbuh 13,91% yoy menjadi Rp138,63 triliun.
“Nah, kredit yang tumbuh double digit ini juga tentunya dampaknya positif terhadap pendapatan bunga. Maka pedapatan bunga BRI mencapai Rp138,63 trilun atau tumbuh 13,91%,” ujarnya dalam konferensi pers paparan kinerja keuangan triwulan III-2023 yang digelar secara virtual via Zoom, Rabu (25/10/2023).
Lebih lanjut, Sunarso mengungkapkan, keberhasilan BRI dalam menyalurkan kredit juga diiringi dengan berbagai upaya penguatan. Kali ini, aspek yang jadi target pengutan berkaitan dengan penerapan prinsip ESG (enviromental, social, and government).
Baca Juga
“Adapun secara komprehensif dalam kegiatan bisnis perseroan, dimana sampai September 2023 kredit yang berbasis ESG tumbuh 11,89% menjadi Rp750,91 triliun. Sehingga, porsinya sendiri menempati 66,1% dari total portofolio kredit,” jelasnya.
“Dan angka ini menunjukkan betapa BRI semakin memperkokoh sebagai bank dengan portofolio kredit berkelanjutan terbesar di Indonesia,” tambahnya.
Terakhir, Sunarso menjelaskan, keberhasilan BRI dalam menyalurkan kredit juga diimbangi oleh manajemen resiko yang baik. Hal tersebut dapat dilihat dari non performing loan (NPL) BRI terjaga pada level 3,07% atau lebih baik jika dibandingkan dengan kuartal III-2022 yaitu pada posisi 3,09%. (CR-2)
Baca Juga

