Bank IBK (AGRS) Dorong Pertumbuhan CASA hingga 40% Tahun Ini
JAKARTA, investortrust.id - Hingga akhir 2023, PT Bank IBK Indonesia Tbk (AGRS) sukses menghimpun dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 8,9 triliun atau meningkat 6,13% secara tahunan. Direktur Utama Bank IBK, Oh In Taek mengatakan, dari total DPK tersebut sekitar 30% berasal dari dana murah atau current account saving account (CASA).
“Yang bisa disampaikan, CASA Bank IBK Indonesia di kisaran 30%,” ujarnya, menjawab pertanyaan investortrust.id, di Jakarta, Selasa (13/2/2024).
Untuk tahun ini, ia menargetkan pertumbuhan dana murah di Bank IBK mampu tumbuh mencapai 40%. Untuk menggenjot peningkatan dana murah, Bank IBK telah melakukan berbagai inovasi dan layanan digital.
Baca Juga
Tok! RUPSLB Setujui Bank IBK (AGRS) Gelar Rights Issue 11,70 Miliar Saham
“Untuk targetnya, kita akan bertumbuh di 35-40% sampai dengan akhir tahun ini,” kata Oh In Taek.
Optimisme ini didorong oleh strategi manajemen yang efektif dan kebijakan yang sesuai dengan dinamika pasar. Dalam menghadapi berbagai tantangan ke depannya, Bank IBK terus mengedepankan fundamental yang solid untuk menghadapi dinamika perekonomian di tahun ini.
Baca Juga
Dukung Pertumbuhan Ekonomi, BI Beri Insentif KLM untuk 120 Bank Sebesar Rp 163,3 Triliun

