Tumbuh 16,3%, Kredit Bank Mandiri Capai Rp 1.398,1 Triliun di 2023
Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi mengatakan, pertumbuhan total kredit tersebut ditopang oleh seluruh segmen pembiayaan yang mengalami kenaikan positif. Salah satunya didominasi oleh kredit korporasi yang tumbuh 18,3% (yoy) menjadi Rp 490 triliun di tahun lalu.
Sejalan dengan itu, kredit yang berhasil disalurkan Bank Mandiri di segmen komersial tercatat Rp 238 triliun, tumbuh 21,2%. Pertumbuhan ini menjadi yang paling tinggi di antara segmen kredit lainnya.
“Dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, Bank Mandiri berkomitmen bersama mendorong keberlanjutan ekonomi di sektor-sektor potensial pada masing-masing wilayah termasuk segmen SME (small, medium & enterprise) dan mikro,” ujarnya, dalam konferensi pers paparan kinerja kuartal IV 2023 Bank Mandiri, secara virtual, Rabu (31/1/2024).
Sementara, lanjut Darmawan, pada kategori SME, kredit yang disalurkan juga tumbuh 14% (yoy) menjadi Rp 77 triliun. Kemudian, untuk segmen mikro tercatat sebesar Rp 168 triliun atau naik 10,4% (yoy).
Dikatakan, pertumbuhan kredit ini juga dibarengi dengan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) yang berada di level 1,02% di tahun lalu. “Perseroan tetap menjaga risiko pencadangan (NPL coverage ratio) di level konservatif, yakni sebesar 384%,” pungkas Darmawan. (CR-13)

