Gercep! Tanggap Bencana, Entitas Tambang Milik Astra Terjunkan Alat Berat dan Helikopter
Jakarta, Investortrust.id – Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda beberapa wilayah di Sumatera Utara pada tanggal 24 hingga 27 November 2025 lalu mengakibatkan ribuan orang mengungsi, 58 jiwa meninggal dan 42 orang dikabarkan hilang. Data ini berdasarkan rilis dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana(BNPB) per tanggal 28 November 2025.
Wilayah sepanjang aliran sungai Batang Toru yang tidak jauh dari area kerja entitas tambang milik Astra, PT Agincourt Resources ikut terdampak akibat penebangan liar di hulu sungai.
Meskipun lokasi hutan yang menjadi hulu sungai Batang Toru itu jaraknya cukup jauh dari wilayah tambang, namun aliran air bah yang membawa lumpur dan ribuan gelondongan kayu mengakibatkan kerusakan di desa-desa di Kabupaten Tapanuli Selatan.
Direktur Utama PT Agincourt Resources, Muliady Sutio memerintahkan jajarannya untuk segera mengerahkan segala sumber daya dan aset perusahaan untuk membantu masyarakat. "Jangan pikirkan biaya, semua yang bisa dikerahkan segera dikerahkan." Hal ini dikatakan oleh Manager OHS and Training Development PT Agincourt Resources, Hari Ananto pada Seminar Nasional Pertambangan yang digelar oleh Ikatan Alumni Tambang (IKATA) UPN “Veteran” Yogyakarta, di Jakarta, Kamis (27/11/2025).
Dalam kesempatan itu Hari Ananto menyampaikan paparan tentang hal yang telah dilakukan oleh PT Agincourt Resources dalam melaksanakan ESG dan hasilnya telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di sekitar tambang.
Hari Ananto menggantikan General Manager Operations & Deputy Director Operations PT Agincourt Resources, Rahmat Lubis yang bersiaga di area tambang. Hingga berita ini ditayangkan, Jumat (28/11/2025), seluruh karyawan PTAR disiagakan dan siap sedia dalam keadaan emergency.

