Salurkan Rp 159,2 Triliun, BSI (BRIS) Optimalkan Ziswaf bagi 300.000 Penerima Manfaat
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Hingga September 2025, PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI (BRIS) terus mengoptimalkan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ziswaf), dengan menyalurkan dana Rp 159,2 miliar kepada sekitar300.000 penerima manfaat di bidang ekonomi, pendidikan, kemanusiaan, kesehatan, literasi, dan advokasi.
Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo mengungkapkan, untuk menjadi bank syariah terbesar yang berkelanjutan dan sehat, perseroan menerapkan sejumlah strategi, di antaranya tiga pilar pembiayaan berkelanjutan (sustainable financing), yakni sustainable banking, sustainable operation, dan sustainable beyond banking.
Baca Juga
BSI (BRIS) Terbitkan Sukuk Berkelanjutan Rp 5 Triliun, Tujuan Penggunaan Ini Diungkap
“Untuk menjadi The Best Global Islamic Bank, saat ini kami secara konsisten membangun fondasi yang kuat, baik dari sisi bisnis maupun kontribusi sosial bagi masyarakat,” ujar Anggoro dalam keterangan pers, Jumat (14/11/2025).
Keunikan (uniqueness) bank syariah yang menjadi pembeda, menurut Anggoro, adalah semakin tinggi laba perusahaan maka semakin besar pula zakat yang disalurkan kepada masyarakat. Hal ini sejalan dengan peran bank syariah sebagai arus baru dalam mendorong peningkatan ekonomi dan kesejahteraan.
Anggoro Eko Cahyo menjelaskan, dari total 300.000 penerima manfaat, 9.847 di antaranya merupakan penerima manfaat di bidang ekonomi, 13.848 penerima manfaat di bidang pendidikan, 226.150 di bidang kemanusiaan, 23.447 bidang kesehatan, serta 34.186 di bidang literasi dan advokasi.
Baca Juga
“Penyaluran ini dilakukan melalui kerja sama dengan BSI Maslahat dalam berbagai program, di antaranya Desa BSI, BSI Scholarship, serta program kemanusiaan dan sosial lingkungan,” kata dia.
Dia menegaskan, BSI berkomitmen terus memperluas kebermanfaatan serta memperkuat perannya dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan.

