Cegah Risiko DBD, GRP Lakukan Fogging di Desa Sukadanau
CIKARANG, investortrust.id – PT Gunung Raja Paksi Tbk (GRP) kembali menegaskan komitmen pada kesejahteraan masyarakat sekitar melalui program tanggung jawab sosial perusahaan. Program GRP Peduli kali fokus pada kegiatan fogging dan pembersihan sarang nyamuk di Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.
Kegiatan yang dilakukan awal Februari 2025 ini, merupakan upaya konkret perusahaan dalam mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Seperti diketahui, risiko DBD terus meningkat pada musim penghujan akibat meningkatnya populasi aedes aegypti, nyamuk vektor utama penyakit tersebut.
Menurut Head of Sustainability GRP, Sheren Omega, program GRP Peduli sejalan dengan upaya perusahaan dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Kgiatan ini berkaitan dengan poin ke-3 yakni Good Health and Well-Being.
Program ini fokus pada peningkatan kesehatan masyarakat dan pencegahan penyakit menular. Inisiatif ini, imbuh Sheren, merupakan bagian dari tanggung jawab sosial GRP dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi masyarakat sekitar.
“Kami memahami bahwa lingkungan yang bersih dan bebas dari nyamuk sangat penting dalam mencegah penyebaran penyakit DBD yang semakin marak di musim penghujan. Harapannya, program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sukadanau dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat serta aman dari penyakit menular,” ujar Sheren melalui keterangan tertulis, Selasa (4/2/2025).
Baca Juga
GRP Ekspor Baja USD 1,5 Juta, Mendag: Perkuat Posisi Indonesia Sebagai Eksportir Baja Dunia
Melalui program GRP Peduli, lanjut Sheren, perusahaan terus berupaya meningkatkan peran aktifnya dalam mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan nilai-nilai keberlanjutan yang diterapkan dalam operasional perusahaan.
”GRP percaya bahwa lingkungan yang sehat merupakan fondasi bagi kehidupan yang lebih baik, dan kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan perubahan yang positif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sebagai bagian dari inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan, kegiatan tersebut menyasar lebih dari 500 Kepala Keluarga atau sekitar 200 rumah di area Sukadanau. Perusahaan tidak hanya melakukan fogging tetapi juga pembersihan lingkungan guna menghilangkan tempat-tempat potensial berkembangnya jentik nyamuk.
Ketua RT 02 Desa Sukadanau, Sinun, mengapresiasi inisiatif GRP dalam mendukung kesehatan masyarakat dan menanggulangi penyebaran DBD. “Kami menyambut baik langkah GRP dalam melakukan fogging dan pembersihan sarang nyamuk di wilayah kami. Ini adalah upaya yang sangat membantu dalam mencegah penyebaran penyakit yang dapat membahayakan kesehatan warga. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berjalan untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi seluruh masyarakat Desa Sukadanau,” ujar Sinun.
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan menyampaikan, faktor utama penyebaran, adalah tingginya curah hujan, yang menyebabkan genangan air, menjadi tempat ideal berkembangnya nyamuk. Oleh karena itu, pencegahan berbasis lingkungan, seperti fogging dan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), menjadi langkah krusial dalam mengendalikan penyebaran penyakit ini.
Baca Juga
Gandeng DEG Impulse, GGRP Targetkan Jadi Salah Satu Produsen Baja Paling Efisien di Asia

