Kantor Pusat Bank Mandiri Dinobatkan Jadi Gedung dengan Manajemen Energi Terbaik
JAKARTA, investortrust.id - Buah dari komitmen dalam menerapkan prinsip keberlanjutan dalam operasional perusahaan, Kantor Pusat PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yaitu Plaza Mandiri dinobatkan menjadi yang terbaik dalam kategori manajemen energi pada industri dan bangunan gedung, subkategori Gedung Besar di ajang Penghargaan Subroto 2024.
Plaza Mandiri yang dikelola oleh PT Gedung Bank Exim (GBE) ini berhasil mengungguli nominator gedung besar lainnya di Indonesia berkat penerapan strategi efisiensi energi yang berkelanjutan dan inovatif, berdasarkan penilaian yang diberikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Direktur PT Gedung Bank Exim Gempur Soesetyo Hadi mengungkapkan, manajemen energi berkelanjutan di gedung berlantai 32 tingkat ini telah mengacu pada best practice internasional dengan mengedepankan prinsip efisiensi dan berkelanjutan.
Baca Juga
Growin’ Terintegrasi dengan Livin’, Nasabah Bank Mandiri Bisa Berinvestasi Saham Kapan Saja
“Hal ini juga sejalan dengan komitmen Bank Mandiri yang berupaya merealisasikan visi emisi karbon netral atau net zero emmission (NZE) operasional pada 2030,” ujarnya, dalam keterangan resmi, Jumat (11/10/2024).
Sebagai salah satu pengelola aset milik Bank Mandiri, lanjut Gempur, pihaknya berkomitmen untuk mendukung dan terus berkolaborasi dengan Bank Mandiri untuk menerapkan manajemen energi terbaik pada operasional seluruh aset yang dikelola.
“Guna meningkatkan efisiensi energi untuk mencapai target sustainability development goals (SDGs) nasional,” katanya.
Baca Juga
Bank Mandiri Dukung Wirausaha Go Global pada Ajang Trade Expo Indonesia 2024
Dikatakan Gempur, salah satu efisiensi yang diterapkan adalah retrofitting atau penambahan teknologi terbarukan pada sistem pengguna energi signifikan (SEUs), seperti sistem air conditioning dan sistem pencahayaan hemat energi.
“Hasilnya sangat signifikan. Karena Plaza Mandiri mampu melakukan penghematan sebesar 33% dari baseline (2017) hingga tahun 2023 sebesar 11.735.360 kWh/tahun atau setara dengan mengurangi emisi karbon sebesar 10.327,12 ton CO2/MWh,” ucap Gempur.

