VinFast Resmi Kantongi Pesanan 20.000 Mobil Listrik dari Dua Mitra Transportasi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - VinFast Indonesia menandatangani dua nota kesepahaman (MoU) untuk memasok 20.000 unit mobil listrik di Indonesia hingga 2028. Kesepakatan ini dilakukan dengan perusahaan transportasi PT Sembilan Benua Abadi dan PT Satu Kosong Tujuh.
CEO VinFast Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto mengatakan pesanan kendaraan tersebut terdiri dari beberapa model yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional mitra. Penggunaan kendaraan listrik ini mencakup berbagai layanan transportasi.
“Mobil tadi totalnya 10.000 dan 10.000 jadi 20.000. Jadi ini mix, terdiri dari beberapa model seperti VF e34, kemudian nanti tentu VF 5, dan ada juga VF 6,” ujar Kerry di Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Ia juga menjelaskan kendaraan tersebut akan digunakan untuk berbagai layanan mobilitas. “Penggunanya cukup variatif, ada yang untuk ride-hailing, ada juga untuk rental ke korporat atau ke company,” tambahnya.
Di sisi lain, Presiden Direktur PT Satu Kosong Tujuh Nirzam Pahmi menilai kerja sama ini mendukung transformasi transportasi berkelanjutan. Menurutnya, kendaraan listrik menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.
Baca Juga
Bos VinFast Waspadai Kondisi Geopolitik Global, Harga Mobil Berpotensi Terdampak
“Kami memiliki keyakinan kuat terhadap VinFast dan potensinya dalam membangun ekosistem mobilitas listrik yang komprehensif dan mudah diakses,” ujar Nirzam.
Sementara itu CEO PT Sembilan Benua Abadi Wempy Suciadi menilai model Nerio Green dan Limo Green sesuai dengan kebutuhan operasional transportasi modern. Kendaraan tersebut dinilai menawarkan kombinasi kualitas produk dan visi keberlanjutan.
“Kami terkesan dengan Nerio Green dan Limo Green, tidak hanya dari sisi kualitas produk tetapi juga visi berkelanjutan yang diusung,” kata Wempy. Ia menilai kendaraan tersebut menjadi solusi praktis di tengah transisi menuju transportasi ramah lingkungan.
Berdasarkan MoU tersebut, PT Sembilan Benua Abadi berencana mengakuisisi 10.000 unit kendaraan listrik hingga 2027. Sementara PT Satu Kosong Tujuh menargetkan pembelian 10.000 unit hingga 2028.
Model yang akan digunakan antara lain VinFast Nerio Green dan VinFast Limo Green yang dirancang untuk layanan transportasi komersial. Kendaraan ini diharapkan meningkatkan efisiensi operasional sekaligus menekan emisi karbon.

