Bagikan

4 Hari Beroperasi, Stasiun Jatake Layani 5.016 Penumpang

Poin Penting

Stasiun Jatake melayani 2.809 pelanggan tap in dalam empat hari awal operasional.
Jumlah penumpang meningkat setiap hari sejak diresmikan pada 28 Januari 2026.
Stasiun dibangun tanpa APBN dan diproyeksikan melayani hingga 20.000 penumpang per hari.

JAKARTA, investortrust.id – Stasiun Commuter Line Jatake mulai mencatatkan pergerakan penumpang sejak diresmikan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi pada Rabu (28/1/2026). Dalam 4 hari awal operasional, stasiun yang berada di Kabupaten Tangerang tersebut melayani total 2.809 pelanggan tap in dan 2.207 pelanggan tap out.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba mengatakan, capaian tersebut tercatat pada periode 28–31 Januari 2026. Menurutnya, data tersebut menunjukkan respons masyarakat terhadap kehadiran Stasiun Jatake sebagai simpul transportasi baru di wilayah barat Kabupaten Tangerang.

“Selama empat hari awal operasional, Stasiun Jatake melayani 2.809 pelanggan tap in dan 2.207 pelanggan tap out,” kata Anne dalam keterangan resmi, dikutip Senin (2/2/2026).

Berdasarkan data KAI, jumlah pelanggan tap in di stasiun garapan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) tersebut mengalami peningkatan dari hari ke hari. Pada hari pertama operasional tercatat 281 pelanggan tap in. Jumlah tersebut meningkat menjadi 713 pelanggan pada Kamis (29/1/2026), kemudian 773 pelanggan pada Jumat (30/1/2026), dan mencapai 1.042 pelanggan tap in pada Sabtu (31/1/2026).

Baca Juga

Menhub Resmikan Stasiun KRL Jatake Lintas Rangkasbitung sebagai TOD Baru Tangerang

Pada periode yang sama, kata Anne, stasiun lain di sekitar Jatake juga mencatatkan volume penumpang. Stasiun Commuter Line Cicayur melayani 9.848 pelanggan tap in dan 11.447 pelanggan tap out. Sementara itu, Stasiun Commuter Line Parung Panjang mencatat 44.000 pelanggan tap in dan 52.520 pelanggan tapout.

Anne menyampaikan, keberadaan Stasiun Jatake diharapkan dapat melengkapi layanan commuter line di koridor tersebut, seiring dengan pertumbuhan penduduk dan aktivitas masyarakat di Kabupaten Tangerang. “Kami melihat Stasiun Jatake mulai digunakan masyarakat sebagai salah satu titik perjalanan harian,” ujar dia.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba. Foto: Investortrust/Rizki Satria

Menhub, Dudy Purwagandhi telah meresmikan pengoperasian Stasiun KRL Jatake yang berada di Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Rabu (28/1/2026). Stasiun baru ini melayani perjalanan KRL atau commuter line lintas Rangkasbitung.

Stasiun Jatake dibangun oleh PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), anak usaha Sinar Mas Land, melalui skema kolaborasi dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan tanpa menggunakan dana APBN.

Adapun stasiun ini memiliki luas bangunan sekitar 3.198 meter persegi serta kapasitas pelayanan hingga 20.000 penumpang per hari.

Baca Juga

Kemenhub Pastkan Seluruh Fasilitas Stasiun Jatake Siap, Pengoperasian Tunggu KAI

Berdasarkan pantauan di lapangan, Stasiun Jatake dapat ditempuh dari Stasiun Tanah Abang dengan waktu perjalanan sekitar 50 menit.

Akses dari peron menuju bangunan utama stasiun telah dilengkapi tangga, lift prioritas, dan eskalator yang seluruhnya berfungsi. Sejumlah ruang di bangunan stasiun yang direncanakan sebagai area niaga UMKM masih tertutup. Sementara area sekitar stasiun masih dalam tahap pengembangan untuk dijadikan kawasan transit oriented development (TOD).

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024