Resmi Dibuka, IDEC 2025 Hadirkan 250 Merek dari 11 Negara
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Pameran dan Konferensi Kedokteran Gigi Indonesia (IDEC) 2025 resmi dibuka di Jakarta International Convention Center (JICC), Jumat (14/11/2025). Gelaran edisi keempat ini menandai dimulainya rangkaian pameran dan konferensi selama tiga hari yang mempertemukan ribuan profesional kesehatan gigi dari dalam dan luar negeri.
Pembukaan secara resmi dilakukan oleh Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Lucia Rizka Andalucia, bersama Ketua IDEC 2025 Himawan Halim, Presiden Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Usman Sumantri, Managing Director & Vice President Asia-Pacific Koelnmesse Pte. Ltd. Mathias Kuepper, dan Project Director Amara Group Etty Anggraeni.
Baca Juga
Resah Kebijakan Reformasi Tata Kelola Kesehatan, Guru Besar Kedokteran Ingin Temui Presiden Prabowo
Ketua IDEC 2025 Himawan Halim menyampaikan, penyelenggaraan tahun ini mengangkat tema “Transformasi Ketahanan Kesehatan Gigi”. “Kami berupaya membangun sistem layanan kesehatan gigi yang tidak hanya kuat, tetapi juga adaptif terhadap perubahan,” kata Himawan dalam sambutannya.
Menurutnya, transformasi digital dan kecerdasan buatan menjadi fokus peningkatan presisi klinis, efisiensi, dan akses layanan.
Sementara itu, Koelnmesse mencatat peningkatan 15% partisipasi peserta pameran baru. “Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2017, IDEC telah berkembang menjadi pusat penting bagi inovasi dan kolaborasi profesional di sektor kedokteran gigi Asia Tenggara,” papar Mathias Kuepper.
Ia menambahkan peningkatan peserta dinilai mencerminkan kepercayaan komunitas internasional terhadap peran Indonesia sebagai motor inovasi di kawasan.
Tahun ini, kata Mathias, IDEC menghadirkan 250 merek dari 11 negara dengan area pameran seluas 5.000 meter persegi, serta tiga paviliun internasional dari China, Italia, dan Korea Selatan. Hampir setengah luas pameran diisi peserta internasional, termasuk perusahaan dari Australia, China, Finlandia, India, Italia, Korea Selatan, Malaysia, Singapura, Taiwan, dan Amerika Serikat.
Baca Juga
Dekan FKUI Sebut Perundungan di Pendidikan Kedokteran karena Beban Kerja Tinggi Tanpa Insentif
Selain pameran teknologi kedokteran gigi seperti pencitraan digital, alat diagnostik berbasis kecerdasan buatan (AI), dan sistem perawatan terintegrasi, IDEC 2025 juga mengadakan konferensi ilmiah yang menampilkan 13 pembicara dan 6 lokakarya. Agenda konferensi berfokus pada tiga pilar, yakni adaptabilitas digital, keberlanjutan tenaga kerja, dan kesiapan kesehatan masyarakat.
Pendaftaran pengunjung tetap dibuka selama pameran berlangsung di JICC. Informasi lengkap mengenai IDEC 2025 dapat diakses melalui situs resmi Indonesia Dental Expo (https://indonesiadentalexpo.com/ ).

