Gen Z dan Milenial Serbu Apartemen Jakarta, KPA Jadi Andalan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Pasar apartemen di Jakarta mulai mengalami pergeseran pola pembelian. Jika sebelumnya didominasi investor, kini 50-70% pembeli berasal dari end-user atau penghuni langsung.
Head of Research Colliers Indonesia, Ferry Salanto mengatakan, perubahan ini turut dipengaruhi meningkatnya debitur kredit pemilikan apartemen (KPA) untuk membeli apartemen ready stock.
Baca Juga
Rayakan 6 Dekade Hubungan Diplomatik, Indonesia dan Jepang Luncurkan Proyek Apartemen
“Kalau dahulu mayoritas pembelian dengan cash installment, sekarang calon pembeli dengan KPA sudah mulai meningkat. Ini membuka peluang bagi generasi milenial maupun Gen Z untuk memiliki hunian,” kata Ferry dalam virtual media briefing Property Market Q3 2025, Rabu (1/10/2025).
Menurut Ferry, skema KPA yang ditawarkan saat ini cukup menarik. “Suku bunga sekarang sekitar rata-rata 2,7%– 4,7%, dengan tenor 5-25 tahun, dan uang muka 5-30%. Jadi kalau pinjaman bisa lebih dari 20 tahun, tentu memberi ruang bagi pembeli muda untuk mulai memiliki properti sendiri,” jelas dia.
Berdasarkan data Colliers, metode pembayaran sektor apartemen Jakarta didominasi dengan KPA sekitar 44%. Disusul cash installment atau angsuran tunai (31%), dan tunai keras (25%).
Baca Juga
Kepala OIKN Ungkap Progres Proyek Apartemen Pakubuwono Hingga Perbankan di IKN
Di sisi lain, Colliers mencatat pasokan apartemen baru diproyeksikan menurun signifikan hingga 2027. Pada 2025, pasokan hanya sekitar 4.000 unit, sementara pada 2026–2027 jumlahnya tinggal seperempatnya. “Lokasi favorit tetap berada di Jakarta Selatan, terutama untuk proyek apartemen kelas menengah atas,” pungkas Ferry.

