Kadin Siap Bantu Jaga Inflasi Lewat Distribusi Pangan dan Digitalisasi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, menegaskan bahwa Kadin siap berkontribusi dalam menjaga stabilitas inflasi melalui perbaikan distribusi pangan serta pemanfaatan teknologi digital.
“Kami melihat Kadin ini mungkin bisa membantu untuk menjaga inflasi. Karena untuk inflasi itu yang paling besar adalah makanan, terutama beras. Alhamdulillah pemerintah kali ini berhasil untuk mengedepankan ketahanan pangan,” ujar Anindya saat acara penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Kementerian PANRB di Menara Kadin, Jakarta, Kamis (21/8/2025).
Anindya menjelaskan, distribusi beras menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga harga tetap stabil. Menurutnya, Kadin dapat berperan dalam membantu kelancaran distribusi agar penyerapan berjalan optimal. Jika distribusi tersendat, justru berpotensi meningkatkan inflasi.
Baca Juga
Bertemu Mendagri, Anindya Bakrie Akan Luncurkan Kadin Awards bagi Pemimpin Daerah Business Friendly
Lebih lanjut, Anindya menekankan bahwa kontribusi Kadin tidak hanya terbatas pada pengusaha besar, tetapi juga mencakup UMKM dan koperasi. Melalui kolaborasi dengan pemerintah, khususnya Kementerian PANRB, Kadin mendorong agar program digitalisasi dapat menjangkau seluruh pelaku usaha demi memperkuat daya tahan ekonomi nasional.
“Nah, itu contoh-contoh yang kami ingin gerakkan dan tidak mungkin tanpa teknologi dan digitalisasi. Bahkan sekarang di era artificial intelligence (AI), data-data tersebut bisa lebih diolah,” tambahnya.
Ia menilai, efisiensi distribusi pangan akan membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan potensi kenaikan harga. Dengan begitu, tantangan inflasi yang selama ini membayangi ekonomi Indonesia dapat lebih terkendali.

