Mendag Budi Pede Tarif Trump 19% Bakal Dongkrak Ekspor Indonesia ke AS
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso memprediksi nilai ekspor Indonesia ke Amerika Serikat (AS) justru meningkat setelah tarif impor sebanyak 19% resmi diterapkan mulai besok.
"Seharusnya ekspor Indonesia ke AS meningkat, karena tarif bea masuk impor dari Indonesia lebih kecil dibanding negara lain," ucap Mendag Budi saat ditemui di Kantor Kemendag, Jakarta, Rabu (6/8/2025).
Baca Juga
Tarif Impor AS Naik 19% Mulai Besok, Mendag Optimistis Ekspor RI Tetap Tangguh
Bandingkan dengan negara-negara dengan tarif impor yang lebih besar dari Indonesia. Misalnya Vietnam dikenakan tarif impor AS 20%, Kamboja 36%, Malaysia 25%, Thailand 36%, Laos 40% dan Korea Selatan dan Jepang 25%.
Oleh sebab itu, mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendag ini berharap hasil negosiasi tarif impor yang berhasil diturunkan menjadi 19% dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha untuk meningkatkan produk-produknya agar bisa berdaya saing di pasar Amerika Serikat.
"Secara hitung-hitungannya ekspor Indonesia akan mengalami peningkatan. Pelaku usaha diminta bisa memanfaatkan utilisasi itu secara optimal. Kita mendorong bersama-sama pelaku usaha supaya memanfaatkan kesempatan ini," terangnya.
Baca Juga
Ini Jurus Jitu Mendag Hadapi Tarif Trump 19% yang Berlaku 7 Agustus
Selain ekspor, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani juga sempat mengungkapkan adanya peluang investasi yang masuk ke industri tekstil dan produk tekstil (TPT) Indonesia akan meningkat setelah penurunan tarif impor menjadi 19% dari AS.
Kendati demikian, menurut Shinta, peluang masuknya investasi baru ke sektor TPT ini harus melihat perkembangan tarif yang diterapkan AS terhadap negara-negara dengan produksi yang sama, seperti Vietnam, Bangladesh, dan lain-lain.
"Kalau ini (tarif resiprokal Trump) memang kita bisa lebih kompetitif, tidak menutup kemungkinan kita ada juga relokasi investasi untuk industri ini, seperti China juga ada beberapa saya rasa yang mulai masuk investasi ke TPT," ucapnya saat konferensi pers di Kantor Apindo, Jakarta, Selasa (29/7/2025).

