Sektor Properti Masuk 4 Besar Investasi Nasional Capai Rp 122,9 Triliun
JAKARTA, investortrust.id - Sektor properti, khususnya perumahan, kawasan industri, dan perkantoran menempati peringkat empat sebagai penyumbang realisasi investasi terbesar pada 2024.
Direktur Pengembangan Promosi Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Rakhmat Yulianto mengatakan, realisasi investasi masuk ke Indonesia pada 2024 mencapai Rp 1.714,2 triliun. Sementara sektor properti memberikan kontribusi investasi sebesar 7,2% atau setara Rp 122,9 triliun.
Baca Juga
Aguan Optimistis Tarif Dagang Trump Tak Buat Sektor Properti Indonesia Lesu
"Kalau kita lihat, rata-rata 5 tahun terakhir, kontribusinya bahkan hampir mencapai 10% yaitu 9,33%," kata Rakhmat kepada wartawan dalam media briefing di The Westin Jakarta, Jakarta Selatan, Kamis (17/4/2025).
Adapun investasi properti yang paling banyak berperan dalam 5 tahun terakhir dari dalam negeri senilai Rp 350,13 triliun atau 65% dari total investasi yang masuk Rp 541,32 triliun. "Kalau dari asing, Singapura masih memegang peranan penting karena memiliki nilai paling besar, diikuti Tiongkok dan Hong Kong," ujarnya.
Dalam 5 tahun terakhir, Singapura memberikan kontribusi investasi sebesar US$ 5,04 miliar, China US$ 2,17 miliar, dan Hong Kong US$ 1,58 miliar.
Baca Juga
PP Properti (PPRO) Sukses Bawa Begawan Apartment Menjadi Student Residence Teratas di Malang
Ia mengatakan, tren pengembangan properti ke depan mengarah ke arah pembangunan berkelanjutan. Tren ini harus tetap didorong menyusul komitmen Indonesia mencapai net zero emission (NZE) 2060, meskipun Amerika Serikat (AS) menunjukkan sinyal kembali ke pengembangan industri tidak berkelanjutan.
"Ini tentunya peluang bagi kita, tidak hanya menciptakan residensial atau properti baru yang ramah lingkungan, tetapip bagaimana kita merenovasi atau mengembangkan properti yang sudah ada menjadi lebih berkelanjutan," pungkasnya.

