BP Tapera Sudah Salurkan 160.260 Rumah FLPP
JAKARTA, investortrust.id – Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), Heru Pudyo Nugroho mengungkapkan,realisasi penyaluran rumah bersubsidi dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) mencapai 160.260 unit per 28 April 2025.
“Sore hari ini sudah teralokasi sekitar 160.260 unit untuk segmen perawat, bidan, dan tenaga kesehatan,” kata Heru pada acara “Penandatanganan Nota Kesepahaman Dukungan Perumahan untuk Perawat, Bidan, dan Tenaga Kesehatan” di Kantor Kementerian PKP, Wisma Mandiri, Jakarta, Kamis (27/3/2025).
Baca Juga
Menurut Heru, pembangunan rumah bersubsidi yang dilaksanakan dari 20 Oktober 2024 hingga 27 Maret 2025 telah mencapai 141.296 unit. “Kami laporkan juga sejak 20 Oktober Pak Prabowo menjalankan amanah sebagai Presiden hingga hari ini sudah terbangun (rumah FLPP) kurang lebih 141.296 unit, baik yang masih dalam proses pembangunan maupun yang sudah akad dan sudah tersalur pembiayaannya,” papar dia.
Dalam kesempatan yang sama, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sepakat menyalurkan rumah bersubsidi dengan skema FLPP sebanyak 30 ribu unit kepada tenaga kesehatan (nakes) di seluruh Indonesia.
Baca Juga
BP Tapera Genjot Skema KPR FLPP 50:50 Terbit Kuartal II-2025
Prosesi ini akan berlangsung di delapan titik pada 28 April 2025, yakni Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Utara, Aceh, Papua, dan Sumatera Utara.
“Jadi, tolong dikosongkan waktu Pak Menteri Kesehatan (Budi Gunadi Sadikin), Bapak Menteri Bappenas (Rachmat Pambudy), dan Ibu Kepala BPS (Amalia Adininggar Widyasanti). Pada 28 April kita serah terima kepada bidan, perawat, dan tenaga kesehatan masyarakat,” ucap Menteri PKP, Maruarar Sirait.

