Indomaret Bidik Penambahan 1.500 Outlet pada 2025
JAKARTA, Investortrust.id - PT Indomarco Prismatama (Indomaret) menargetkan hingga akhir 2025 toko Indomaret akan bertambah sekitar 1.500 dari akhir 2024 sekitar 23.500 outlet.
"Biasanya setahun tambah segitu (sekitar 1.500 outlet)," kata Marcomm Executive Director PT Indomarco Prismatama Bastari Akmal ditemui sesuai acara "Mudik Bareng Klik Indomaret 2025" di parkir timur Senayan, Jakarta, Kamis (27/3/2026). Hadir dalam kesempatan itu, Wali Kota Jakarta Pusat Arifin.
Baca Juga
Dia mengatakan, target penambahan toko itu akan difokuskan ke luar Jawa, seperti Kalimantan hingga Sulawesi. "Kita juga lagi coba mengembangkan di Papua," kata Bastari.
Bastari mengatakan, dari 23.500 gerai, sekitar 32% merupakan waralaba (franchise), sementara sisanya regular atau dimiliki perusahaan. "Sekitar 32.000 franchise, sisanya reguler," kata dia.
Saat ini, kata dia, Indomaret memiliki 36 distribution center (DC) yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia. Adapun satu DC membawahi sekitar 700 gerai Indomaret
Mudik Bareng Klik Indomaret
Dalam kesempatan yang sama, PT Indomarco Prismatama (Indomaret) kembali menghadirkan program tahunan "Mudik Bareng Klik Indomaret" yang bertujuan memberikan kemudahan bagi para pelanggan Indomaret yang ingin pulang ke kampung halaman.
Melanjutkan tradisi yang telah dimulai pada tahun 2010, tahun ini menjadi kali ke-13 Indomaret memberangkatkan sebanyak 9.100 peserta mudik. "Enam kota berbeda menjadi titik keberangkatan bagi pemudik di tahun ini, yakni Jabodetabek, Bandar Lampung, Surabaya, Makassar, Bali, dan Pontianak," kata Bastari Akmal.
Baca Juga
Usai Tutup 400 Toko, Alfamart (AMRT) Bakal Buka 800 Gerai Baru pada 2025
Moda transportasi yang disediakan pada tahun ini, yakni 136 armada bus, dua rangkaian kereta api, dan dua kapal laut.
Peserta dapat memperoleh tiket dengan syarat berbelanja di toko Indomaret atau Klik Indomaret selama periode 1 Februari-16 Maret 2025. Belanja senilai Rp 350.000 akan memperoleh tiket bus, sementara belanja senilai Rp 500.000 akan memperoleh tiket kereta api. Selain itu, untuk pembelanjaan senilai Rp 250.000, peserta akan mendapatkan tiket kapal laut.
"Sebanyak 5.408 pemudik diberangkatkan menggunakan armada bus dari Jakarta dengan tujuan akhir Solo dan Yogyakarta," kata dia.

