GYS Luncurkan Baja H-Beams untuk Konstruksi Tahan Gempa
JAKARTA, investortrust.id - PT Garuda Yamato Steel (GYS), salah satu unit usaha grup Gunung Raja Paksi (GRP), mengumumkan akan memulai produksi dan penjualan produk baja tahan gempa. Produk jenis h-beams berkekuatan tinggi, yang diberi merek "√GEMPA+ (Baja Tahan Gempa Plus)" ini dirancang khusus untuk proyek infrastruktur yang memerlukan ketahanan seismik yang lebih baik.
Preiden Direktur GYS, Tony Taniwan mengatakan produk ini menandai tonggak penting dalam industri baja Indonesia. “GYS menjadi pabrik baja domestik pertama yang memproduksi H-beams tahan gempa berkekuatan tinggi. Aktivitas produksi berlangsung di pabrik GYS di Cikarang, Jawa Barat,” ujar Tony Taniwan.
Baja tahan gempa terkenal karena kekuatan dan daya tahannya yang superior. Produk H-beams yang baru diluncurkan ini memiliki titik hasil (ukuran kekuatan baja) sebesar 345 N/mm², sekitar 40% lebih kuat dibandingkan dengan H-beams standar yang tersedia di Indonesia, yang biasanya memiliki titik hasil 245 N/mm².
Menurut Tony, H-beams √GEMPA+ tidak hanya memberikan ketahanan seismik yang lebih baik dan keselamatan struktural, tetapi juga berkontribusi pada efisiensi biaya dalam konstruksi. “Dengan menggunakan baja yang lebih kuat, para pembangun dapat mengurangi jumlah baja yang dibutuhkan, yang mengarah pada potensi penghematan biaya konstruksi hingga 20% sekaligus memperpendek waktu proyek,” tutur Tony Taniwan.
Baca Juga
Produk baru ini termasuk jenis baja dua standar yang memenuhi standar industri Jepang (JIS) untuk JIS SN490B dan standar American Society for Testing and Materials (ASTM) untuk ASTM A572 Gr.50. Selain itu, GYS tetap berkomitmen pada keberlanjutan, dengan H-beams Tahan Gempa Berkekuatan Tinggi ini diproduksi dari scrap.
GYS memperkenalkan baja tahan gempa berkinerja tinggi di Indonesia yang rawan gempa dengan tujuan melindungi komunitas sekaligus mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. “Inisiatif ini sejalan dengan kebutuhan negara yang terus berkembang untuk infrastruktur yang tangguh, memastikan integritas struktural yang lebih baik di zona risiko tinggi,” terang Tony.
Selain meluncurkan H-beams √GEMPA+, GYS juga menandatangani kontrak dengan iForte Energi Nusantara, sebuah perusahaan panel surya lokal, untuk memasang sistem tenaga surya atap dengan kapasitas puncak 6.506 kilowatt (kWp) di pabrik Cikarang mereka. Inisiatif ini menegaskan komitmen GYS terhadap solusi energi hijau, semakin memperkuat peran perusahaan dalam mendukung industri baja yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Baca Juga
Gandeng DEG Impulse, GGRP Targetkan Jadi Salah Satu Produsen Baja Paling Efisien di Asia

