KAI Ungkap KRL China Mulai Beroperasi pada Semester II-2025
JAKARTA, investortrust.id – Direktur Utama PT Kereta Indonesia (Persero) atau KAI Didiek Hartantyo mengungkapkan, kereta rel listrik (KRL) yang diimpor dari perusahaan China, CRRC Sifang Co, Ltd mulai dioperasikan pada semester II-2025.
“Mungkin semester II-2025 sudah dioperasikan (KRL) dari China. (KRL) Yang dari Inka (PT Industri Kereta Api) akan diuji coba lagi, kemarin arahan pak Menteri (Perhubungan) diuji coba di Jakarta,” kata Didiek saat ditemui di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (25/2/2025).
Baca Juga
11 KRL Baru dari China Akan Datang Bertahap hingga Juni 2025
Sebagai informasi, KRL baru tersebut sedang diuji coba PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) sejak 10 Februari 2025 sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 49 Tahun 2023 tentang Standar, Tata Cara Pengujian, dan Sertifikasi Kelaikan Kereta Api Kecepatan Normal dengan Penggerak Sendiri.
Sebelumnya, Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) Asdo Artriviyanto mengungkapkan, 11 trainset KRL atau commuter line dari CRRC Sifang Co, Ltd akan datang bertahap hingga Juni 2025 mendatang.
''Bertahap (datangnya). Karena ada 11 (trainset) dari CRRC China, dan ada 12 trainset dari Inka di tahun ini. Jadi total ada 23 KRL baru nanti,'' ungkap Asdo beberapa waktu lalu.
Dia mengatakan, importir dari China menyanggupi mendatangkan kereta dalam 13 bulan. "Rencana akan dipercepat penyelesaian dan pengiriman (kereta)-nya. Sesuai dengan time deliver, ini akan selesai pada Juni 2025,'' sambungnya.
Asdo menambahkan, Inka akan mengirimkan dua trainset dari total 12 trainset retrofit pada November 2025 mendatang. ''Kalau secara kontraktual ini di bulan November nanti, Inka berencana men-deliver dua trainset retrofit,'' imbuhnya.
Baca Juga
Berdasarkan catatan investortrust.id, KAI Commuter menyampaikan, 11 rangkaian kereta (trainset) dari CRRC Sifang Co, Ltd dan dua trainset yang di-retrofit oleh PT Inka akan hadir secara bertahap pada semester I-2025 mendatang.
External Relations & Corporate Image Care Manager KAI Commuter, Leza Arlan mengatakan, sarana KRL baru tersebut menghabiskan anggaran kurang lebih sebesar Rp 9 triliun.

