Honor Dipastikan 'Comeback' ke Pasar Indonesia
Reporter: Saliki Dwi Saputra
JAKARTA, Investortrust.id - Setelah sempat absen lima tahun, Honor secara resmi kembali masuk ke pasar Indonesia. Produsen gawai asal China itu akan comback dengan rencana merilis 30 produk baru pada tahun 2025.
Kembalinya Honor ke tanah air sudah tercium dari tiga ponsel yang telah lolos dari uji Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian. Ketiganya memiliki model ELP-NX9. FCP-N49, dan BRP-NX1 yang kemungkinan adalah Honor 200 Pro 5G, Honor Magic V3 5G, dan Honor X9c 5G.
Dilansir dari situs Kemenperin, Selasa (7/1/2025), ketiga HP Honor tersebut sudah memenuhi Nilai TKDN mulai dari 36,10% untuk nomor model Honor BRP-NX1, dan 39,49% untuk Honor FCP-N49 dan ELP-NX9.
Nantinya, fase pertama peluncuran produk Honor di Indonesia dijadwalkan dimulai pada kuartal I-2025. Selain itu, mereka juga berencana akan membuka lebih dari 10 HONOR experience stores di seluruh Indonesia pada tahun pertama.
Kembalinya Honor ke tanah air sudah tercium dari tiga ponsel yang telah lolos dari uji Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian. Ketiganya memiliki model ELP-NX9. FCP-N49, dan BRP-NX1 yang kemungkinan adalah Honor 200 Pro 5G, Honor Magic V3 5G, dan Honor X9c 5G.
Dilansir dari situs Kemenperin, Selasa (7/1/2025), ketiga HP Honor tersebut sudah memenuhi Nilai TKDN mulai dari 36,10% untuk nomor model Honor BRP-NX1, dan 39,49% untuk Honor FCP-N49 dan ELP-NX9.
Nantinya, fase pertama peluncuran produk Honor di Indonesia dijadwalkan dimulai pada kuartal I-2025. Selain itu, mereka juga berencana akan membuka lebih dari 10 HONOR experience stores di seluruh Indonesia pada tahun pertama.
“Kami melihat Indonesia memiliki potensi yang luar biasa, karena itulah Indonesia menjadi salah satu pasar utama kami. Honor berkomitmen untuk tumbuh bersama pasar Indonesia dalam jangka panjang, berkolaborasi dengan semua mitra lokal kami untuk membangun ekosistem produk dan layanan yang lengkap dan menyeluruh bagi konsumen di sini,” ungkap President of HONOR South Pacific, Justin Li dalam keterangannya.
Dia menyebut bahwa Honor tidak hanya akan meluncurkan ponsel flagship dan produk layar lipat, tetapi juga menghadirkan 20-30 produk ekosistem penuh yang mencakup tablet, komputer, perangkat wearable, dan lainnya. Perusahaan juga menegaskan komitmen berkelanjutan mereka dalam memperluas jaringan globalnya dan memperkuat eksistensinya di wilayah ASEAN.
Pada bulan Desember lalu, penjualan Honor secara global dilaporkan mencapai lebih dari 50%. Berdasarkan data dari Canalys, mereka juga berhasil menduduki peringkat lima besar di pasar global untuk produk high-end dengan harga di atas Rp 9 jutaan pada kuartal ketiga tahun 2024.
Sebelumnya, Honor merupakan anak perusahaan Huawei. Namun Honor dijual dan berdiri sendiri usai Huawei diberi sanksi oleh pemerintah Amerika Serikat (AS) pada tahun 2020.

