Kucurkan Anggaran Rp 100 Miliar, Kementerian PU Bangun Flyover Canguk di Magelang
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah - D.I. Yogyakarta, Direktorat Jenderal Bina Marga menyampaikan progres konstruksi Flyover Canguk di Magelang, Jawa Tengah telah mencapai 86,5% per 28 Oktober 2024 yang menelan biaya sekitar Rp 99,6 miliar.
Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU Rachman Arief Dienaputra menyampaikan, kehadiran Flyover Canguk sudah nantinya dapat mengurai simpul kemacetan akibat pertemuan lalu lintas dari arah Semarang, Yogyakarta, Salatiga, dan Kota Magelang sekaligus mendukung konektivitas Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur.
''Pembangunan Flyover Canguk akan memperlancar konektivitas dan aksesibilitas lalu lintas, di samping itu juga memberikan alternatif bagi warga untuk meningkatkan produktivitas perekonomian,'' kata Rachman dalam keterangan resmi yang dikutip Selasa, (29/10/2024).
Ia turut menjelaskan, Flyover Canguk dibangun pada simpul kemacetan akibat pertemuan lalu lintas dari empat arah yakni Jalan Nasional Soekarno Hatta dan Jalan Urip Sumoharjo dengan jalan provinsi ruas Magelang-Salatiga dan Jalan Telaga Warna yang merupakan jalan kabupaten menuju Kota Magelang.
''Flyover Canguk dibangun sejak kontrak November 2023 dengan panjang 781,2 meter oleh kontraktor pelaksana PT Yasa Patria Perkasa. Konstruksi flyover telah mencapai 86,5% per 28 Oktober 2024 dan ditargetkan selesai pada akhir 2024,'' terang Rachman.
Menurut Rachman, pembangunan Flyover Canguk akan menambah kapasitas jalan dari semula dua lajur menjadi empat lajur. ''Untuk lajur arah Salatiga (Kopeng) dilengkapi dengan underpass sepanjang 16 meter serta jalan penghubung sepanjang 765,29 meter pada setiap arah,'' tambah dia.
Sebagai informasi, anggaran pekerjaan konstruksi flyover ini menggunakan skema Multi Years Contract (MYC) tahun 2023-2024 dengan biaya sekitar Rp 99,6 miliar.
Baca Juga
Erajaya Swasembada (ERAA) Kemas Laba Atribusi Rp 791,16 Miliar, Melesat 61% di Kuartal III-2024
''Anggaran tersebut digunakan untuk pemasangan tiang bor sekan sekunder dan premier diameter 80 cm, pekerjaan tiang bor beton dengan diameter 800 mm, perkerasan beton semen, pekerjaan laston lapis,'' jelas Rachman.
Selain membantu mengurai kemacetan di wilayah Magelang, keberadaan Flyover Canguk juga diharapkan dapat memperlancar aksesibilitas menuju kawasan-kawasan pariwisata sekitar Borobudur, Yogyakarta, Prambanan, dan Kopeng.
''Sehingga akan menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitarnya, khususnya sektor pariwisata,'' tutup Rachman.

