Ketum Kadin Anindya Bakrie Ingin Tingkatkan Kontribusi Industri Digital terhadap PDB
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie menggelar acara Sarasehan Bersama Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi pada Kamis (3/10/2024) di Menara Kadin Indonesia, Jakarta Selatan. Anin, demikian sapaan akrab Anindya Bakrie mengungkapkan tujuan dari acara tersebut, untuk mendalami bagaimana pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih periode 2024-2029 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka melanjutkan kebijakan dari Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin.
Sebelumnya, Kadin Indonesia sudah menggelar kegiatan yang sama bersama Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto.
“Kira-kira 17 hari sebelum pelantikan presiden baru ini kita ketahui transisi dari pemerintahan Jokowi ke pemerintahan Prabowo (berjalan) baik, sejuk, dan indah. Kita ingin mendengarkan rencana peralihan (pemerintahan), kebijakan berkelanjutan seperti apa,” katanya.
Baca Juga
Pengusaha Perempuan Kompak Dukung Ketum Kadin Anindya Bakrie Perkuat Kemitraan dengan Pemerintah
Menurut Anin, upaya tersebut dilakukan karena Kadin Indonesia yang beranggotakan berbagai asosiasi pelaku usaha ingin menjadi mitra strategis pemerintah membangun Tanah Air.
Lebih lanjut, Anin menyebut Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) merupakan kementerian/lembaga yang berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional ke depannya. Sebab, digitalisasi menjadi salah satu mesin pertumbuhan ekonomi nasional di masa yang akan datang.
“Kemenkomindo bersama dengan Kementerian PPN/Bappenas (Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) membuat Visi Indonesia Digital 2045. Dilakukan supaya pertumbuhan ekonomi membaik dengan nilai tambah dari industri digital,” tuturnya.
Baca Juga
Pengusaha Perempuan Kompak Dukung Ketum Kadin Anindya Bakrie Perkuat Kemitraan dengan Pemerintah
Kontribusi ekonomi digital terhadap PDB ditargetkan bisa mencapai 20,7% pada 2045 mendatang. Adapun, saat ini kontribusi ekonomi digital di Tanah Air terhadap PDB selama ini tak pernah lebih dari 5% menurut catatan Kemenkominfo.
Anin berharap industri digital juga bisa berkontribusi besar terhadap angka Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia yang ditargetkan mencapai US$ 20.000 triliun pada 2045.
“Indonesia bisa menjadi pemimpin di bidang ini (sektor digital) di regional Asia Tenggara. Industei data center (pusat data) ini besar potensinya tidak hanya dari data industri keuangan dan pemerintah tetapi juga dari data lain seperti data (platform) media sosial,” ujarnya.

