Pembangunan Pasar Rakyat Jailolo Rampung, Menteri Basuki: Masyarakat Lebih Nyaman Bertransaksi
KARTA, investortrust.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah merampungkan pembangunan Pasar Rakyat Jailolo di Kabupaten Halmahera Barat yang menelan anggaran sebesar Rp 49,19 miliar.
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan atau rehabilitasi pasar dilakukan dengan meningkatkan fungsi pasar sebagai pusat perdagangan. Dengan begitu, menurutnya, masyarakat menjadi lebih aman dan nyaman dalam melakukan transaksi jual beli.
“Diharapkan, infrastruktur pasar yang berkualitas dapat dirasakan langsung manfaatnya. Terutama dalam menjamin distribusi bahan pokok dan turut menggerakkan sektor riil atau UMKM yang merata hingga pelosok desa di seluruh Indonesia,” kata Basuki dalam keterangannya, Selasa (3/9/2024).
Sebagai informasi, pembangunan pasar dilaksanakan oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Maluku Utara, Direktorat Jenderal Cipta Karya, yang mana telah dikerjakan mulai September 2023 dan selesai dibangun pada Juli 2024.
Baca Juga
Adapun anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan pasar dengan luas lahan sebesar 13.607 m2 ini adalah Rp 49,19 miliar.
“Untuk Pasar Rakyat Jailolo sudah selesai dibangun, sebentar lagi akan diresmikan oleh Bapak Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin. Jadi, tadi kami minta kepada Bupati Halmahera Barat supaya segera disiapkan, dan ditata (untuk pengisian pasar), seperti permintaan para pedagang supaya cukup fair,” imbuh Basuki.
Kepala BPPW Maluku Utara, Firman Aksara menambahkan, saat ini Pasar Rakyat Jailolo telah dimanfaatkan dan diisi oleh sekitar 380 pedagang. Pasar ini, lanjutnya, mempunyai peranan penting dalam menggerakkan dan menumbuhkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Halmahera Barat.
“Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasar Rakyat Jailolo merupakan upaya dalam mewujudkan pasar rakyat sebagai prasarana perdagangan rakyat yang berkualitas dan representatif dengan bangunan yang nyaman, bersih, rapi dan terintegrasi. Sehingga, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian lokal, khususnya pada sektor kegiatan jual beli di Kabupaten Halmahera Barat,” tandas Firman.
Firman menjelaskan, rehabilitasi dan rekonstruksi Pasar Rakyat Jailolo terbagi menjadi tiga bangunan di antaranya, Blok A seluas 2.016 m2 yang memiliki fungsi sebagai pasar sayur telah dilakukan rekonstruksi bangunan baru, sementara Blok B seluas 1.274 m2 yang terdiri dari dua lantai kios sembako, ditangani melalui rehabilitasi/ renovasi.
Baca Juga
Bamsoet Dukung Prabowo Pisahkan Kementerian Perumahan Rakyat dari PUPR
''Untuk Blok C seluas 1.848 m2 yang terdiri dari 2 lantai pasar ikan dan kios, telah ditangani melalui rekonstruksi bangunan baru,'' papar Firman.
Dia juga menerangkan, lingkup pekerjaan rehabilitasi ini meliputi pekerjaan Persiapan, pekerjaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), pekerjaan struktur (Blok A dan Blok C), dan pekerjaan Arsitektur dan MEP.
''Pembangunan dan rehabilitasi dikerjakan oleh kontraktor PT Cimendang Sakti Kontrakindo dan manajemen konstruksi oleh PT Estik Griya Konsultan,'' ungkap Firman.

