Stok Beras Cukup, Bulog Pastikan Kebutuhan Puasa-Lebaran Aman
JAKARTA, Investortrust.id - Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik Perum Bulog Mokhamad Suyamto memastikan stok cadangan beras pemerintah yang dikuasai Perum Bulog, saat ini, cukup untuk memenuhi kebutuhan selama Bulan Puasa dan Lebaran 2024.
"Stok cadangan beras pemerintah yang dikuasai Bulog saat ini sebanyak 1,4 juta ton dan masih ada sisa kuota penugasan impor tahun ini, yakni sebanyak 1,5 juta ton. Jadi, jumlahnya sangat cukup untuk kebutuhan penyaluran (penugasan) baik untuk kebutuhan Bulan Puasa dan Lebaran maupun penyaluran bantuan pangan sampai dengan Juni 2024,” ucap Suyamto dalam keterangan tertulis, Selasa (27/02/2024).
Baca Juga
Pemerintah akan Tambah Impor Beras 1,6 Juta Ton, Total Jadi 3,6 Juta Ton
Lebih lanjut, Suyamto menjelaskan bahwa Bulog akan terus melakukan manuver positif menyikapi harga beras yang masih fluktuatif, dengan menjalankan semua penugasan dari pemerintah secara maksimal. Saat ini, Bulog melaksanakan penyaluran bantuan pangan kepada 22 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), masing-masing sebanyak 10 kilogram, mulai Januari sampai Juni 2024. Selain itu, terus menggelontorkan beras untuk program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
“Beras SPHP disalurkan ke pasar induk, pasar tradisional, dan retail modern. Kemudian Bulog juga melakukan intervensi melalui melalui Gerakan Pangan Murah (GPM), yang mendatangi langsung ke permukiman penduduk atau tempat keramaian,” papar Suyamto.
Baca Juga
Sebagian Wilayah Mulai Panen, Dirut Bulog Optimistis Kondisi Perberasan Segera Normal
Suyamto menjelaskan, diperlukan waktu agar tercapai keseimbangan harga baik di tingkat produsen dan konsumen. Ia menilai, hal ini telah diperhitungkan dengan baik oleh pemerintah, sehingga masyarakat tidak perlu merasa khawatir terhadap harga dan ketersediaan beras.
“Pemerintah terus melakukan aksi cepat tanggap atas dampak perekonomian yang ditimbulkan oleh perubahan iklim El Nino, yang saat ini tengah melanda dunia,” ucapnya.

