Telkomsel dan XLSmart Minat Ikut Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Indosat Pikir-Pikir
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) membuka lelang pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz. Lelang ini menjadi momentum penting bagi operator telekomunikasi untuk memperkuat jaringan 4G dan mempercepat ekspansi 5G di Indonesia.
PT Telekomunikasi Selular atau Telkomsel (TSEL) menyambut positif pembukaan seleksi tersebut. Tambahan spektrum dinilai akan meningkatkan kualitas layanan broadband sekaligus memperkuat daya saing industri.
Baca Juga
Kemenkomdigi Buka Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Ini Alurnya
“Telkomsel menyambut positif rencana pemerintah membuka seleksi pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz,” kata VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi saat dihubungi investortrust.id, Selasa (14/4/2026).
Fahmi menegaskan Telkomsel telah menyiapkan teknologi dan infrastruktur digital. Perseroan berkomitmen memaksimalkan pemanfaatan spektrum baru bagi pelanggan dan pelaku usaha.
Sementara itu, PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) memastikan akan ikut serta dalam seleksi. Spektrum tambahan ini dibutuhkan untuk meningkatkan efisiensi jaringan dan memperluas layanan 5G.
“XLSmart berminat dan akan ikut serta dalam proses seleksi pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz,” ujar Group Head Corporate Communications & Sustainability XLSmart, Reza Mirza dalam pesan singkat, Rabu (15/4/2026).
Berbeda dengan dua pesaingnya, Indosat Ooredoo Hutchison (ISAT) masih melakukan pembahasan internal. Perusahaan menyebut belum memberikan kepastian mengenai partisipasinya dalam lelang kali ini.
Sekadar informasi, seleksi lelang resmi dimulai pada Kamis (23/4/2026). Adapun pengambilan akun e-Auction dijadwalkan berlangsung mulai 29 April mendatang.
Total spektrum yang dilelang mencapai 260 MHz. Perinciannya terdiri atas 70 MHz di pita 700 MHz dan 190 MHz di pita 2,6 GHz.
Nilai lelang diperkirakan mencapai triliunan rupiah. Berdasarkan lelang spektrum sebelumnya, harga satu paket frekuensi serupa bisa menembus sekitar Rp 1 triliun, dengan pita 700 MHz berpotensi dibanderol lebih mahal karena dinilai sebagai frekuensi strategis untuk perluasan cakupan jaringan.
Baca Juga
Perluas Jaringan 4G dan 5G, Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz Siap Dibuka
Pita 700 MHz menjadi incaran utama karena sangat efektif untuk memperluas cakupan di daerah terpencil. Sementara pita 2,6 GHz akan menjadi andalan operator untuk meningkatkan kapasitas jaringan dan layanan 5G di kawasan padat penduduk.
Dari keterangan yang diberikan oleh Kemenkomdigi. Nantinya pemenang lelang akan diberikan waktu 10 tahun untuk memanfaatkan kedua pita frekuensi tersebut.

